Lappung – Hasil Pilkada Lampung 2024 Nanda Indira dan Septi Heri gagal ikuti jejak suami.
Hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Provinsi Lampung membawa kabar kurang menyenangkan bagi 2 istri petahana yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Baca juga : Hasil Sementara Pilkada Lampung 2024: Ini Daftar Paslon Unggul di Quick Count
Nanda Indira, istri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, dan Septi Heri Agusnaeni, istri Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, gagal melanjutkan kiprah suami mereka di kancah politik lokal.
Menurut hasil quick count Rakata Institute, yang menggunakan sampel dari 440 TPS dengan tingkat kepercayaan 99 persen dan margin of error 0,96 persen, Nanda Indira dan Septi Heri masing-masing tertinggal jauh dari pesaing mereka.
Kekalahan Telak Nanda Indira di Pesawaran
Di Kabupaten Pesawaran, pasangan Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali hanya memperoleh 40,23 persen suara.
Kalah dari pasangan Aries Sandi Darma Putra-Supriyanto yang meraih 59,77 persen.
Hasil ini menunjukkan bahwa popularitas Dendi Ramadhona sebagai bupati tidak cukup untuk membantu istrinya memenangkan suara mayoritas.
Aries Sandi Darma Putra, berhasil menarik perhatian pemilih dengan visi dan program kerja yang dianggap lebih segar.
Baca juga : Dua Wajah Pilkada di Lampung: Bersih dan Bermasalah
Septi Heri Tumbang di Pesisir Barat
Sementara itu, di Kabupaten Pesisir Barat, Septi Heri Agusnaeni yang berpasangan dengan Ade Abdul Rochim hanya memperoleh 38,92 persen suara.
Pasangan ini kalah dari Dedi Irawan-Irawan Topani yang unggul dengan 56,11 persen suara.
Kekalahan Septi Heri menjadi catatan penting, mengingat suaminya, Agus Istiqlal, merupakan figur kuat yang sebelumnya berhasil memimpin daerah ini selama dua periode.
Namun, tampaknya, masyarakat Pesisir Barat menginginkan perubahan kepemimpinan, meski masih dalam lingkup yang dekat dengan tokoh-tokoh lokal.
Menanti Hasil Resmi KPU
Meski hasil quick count sudah memberikan gambaran awal, keputusan resmi masih harus menunggu hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Founder Rakata Institute, Eko Kuswanto, menjelaskan bahwa data stabilitas perolehan suara paslon sudah terbentuk sejak awal penghitungan.
“Quick count memberikan gambaran bagi masyarakat agar lebih cepat memahami situasi politik dan realistis terhadap hasil sementara.
“Namun, tetap menunggu hasil resmi dari KPU,” kata Eko, dilansir Kamis, 28 November 2024.
Baca juga : Bawaslu Bandarlampung Identifikasi 447 TPS Rawan Gangguan Pilkada 2024
Peneliti Rakata, Fatih Raftsaal, juga menegaskan bahwa hasil quick count ini bersifat sementara dan bukan keputusan final.
“Keputusan resmi tetap harus menunggu rapat pleno KPU,” ujarnya.
Pilkada Lampung 2024: Nanda Indira dan Septi Heri Gagal Ikuti Jejak Suami
Dengan kekalahan Nanda Indira dan Septi Heri, Pilkada Lampung 2024 menjadi panggung bagi wajah-wajah baru untuk membawa angin segar dalam pemerintahan.
Masyarakat berharap para pemimpin terpilih mampu merealisasikan janji-janji kampanye mereka dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat di Pesawaran, Pesisir Barat, dan seluruh wilayah Lampung.
Baca juga : 4 Lembaga di Lampung Sepakat Awasi Kampanye Media Pilkada 2024





Lappung Media Network