Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Atasi Risiko Asma! Mahasiswa Itera Kembangkan Alat Pemantau Pernapasan

    Atasi Risiko Asma! Mahasiswa Itera Kembangkan Alat Pemantau Pernapasan

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    10/02/2025
    in Gaya Hidup
    Atasi Risiko Asma! Mahasiswa Itera Kembangkan Alat Pemantau Pernapasan

    Mahasiswa Itera mengembangkan alat ukur Volume Oksigen Maksimal (VO2 Max) yang tidak hanya mengukur kebugaran tubuh tetapi juga mampu mendeteksi dini gejala asma. Foto: Dokumentasi Itera

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Atasi risiko asma Mahasiswa Itera kembangkan alat pemantau pernapasan.

    Tim mahasiswa Teknik Biomedis Institut Teknologi Sumatera (Itera) menciptakan sebuah inovasi baru dalam dunia kesehatan.

    Baca juga : Dosen ITERA Pimpin Restorasi Terumbu Karang Pahawang

    Mereka berhasil mengembangkan alat ukur Volume Oksigen Maksimal (VO2 Max) yang tidak hanya mengukur kebugaran tubuh tetapi juga mampu mendeteksi dini gejala asma.

    Alat ini dirancang oleh 2 mahasiswa, Nisa Fadila dan Safa Airlicia Vanderly, dengan bimbingan dosen Rudi Setiawan, dan Al Barra Harahap.

    Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memantau kondisi pernapasan mereka secara lebih akurat dan real-time.

    Teknologi dan Kesehatan

    VO2 Max adalah parameter penting dalam menilai kapasitas tubuh dalam memanfaatkan oksigen, terutama bagi atlet dan individu yang aktif secara fisik.

    Namun, alat buatan mahasiswa Itera ini memiliki keunggulan lain, yakni mampu mendeteksi pola pernapasan yang tidak normal, sehingga bisa menjadi sistem peringatan dini bagi penderita asma.

    Baca juga : Itera dan KAI Gunakan AI untuk Amankan Jalur Kereta Api

    “Kami ingin alat ini tidak hanya bermanfaat bagi atlet, tetapi juga bagi mereka yang memiliki risiko asma atau gangguan pernapasan lainnya,” ujar Nisa Fadila, dikutip pada Senin, 10 Februari 2025.

    Teknologi yang digunakan dalam alat ini mencakup sensor oksigen (O₂), karbon dioksida (CO₂), dan tekanan diferensial.

    Sensor tersebut bekerja dengan mengukur kadar gas pernapasan serta tekanan udara saat seseorang bernapas.

    Data yang diperoleh kemudian diproses melalui modul pengolahan data untuk menghitung nilai VO2 Max sekaligus mendeteksi pola pernapasan yang tidak wajar.

    Jika ada indikasi gejala asma, sistem akan memberikan peringatan dini, sehingga pengguna dapat segera mengambil langkah pencegahan.

    Fitur

    Selain mendeteksi secara langsung, alat ini juga dilengkapi dengan fitur penyimpanan data.

    Baca juga : Dosen Bongkar Bahaya Konsesi Tambang Kampus: Ini Perang Wacana!

    Pengguna dapat memantau perkembangan kondisi pernapasan mereka dari waktu ke waktu.

    Data yang tersimpan dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan perangkat lunak tambahan, sehingga bisa menjadi referensi bagi tenaga medis dalam proses diagnosis dan perawatan pasien.

    “Dengan adanya fitur deteksi dini, kami ingin memberikan solusi yang tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga preventif.

    “Harapannya, masyarakat bisa lebih sadar akan kondisi pernapasan mereka,” tambah Safa Airlicia Vanderly.

    Atasi Risiko Asma Mahasiswa Itera Kembangkan Alat Pemantau Pernapasan

    Sekadar informasi, inovasi ini memiliki potensi untuk digunakan tidak hanya oleh individu, tetapi juga dalam dunia medis dan olahraga.

    Dengan antarmuka yang intuitif dan tampilan hasil pengukuran yang mudah dipahami, alat ini diharapkan dapat membantu penelitian medis serta epidemiologi terkait kebugaran dan gangguan pernapasan.

    Mahasiswa Itera optimistis alat ini bisa dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk analisis data yang lebih mendalam.

    Jika berhasil diproduksi secara massal, bukan tak mungkin berpeluang menjadi standar baru dalam pemantauan kesehatan pernapasan.

    Baca juga : Teknologi Bertemu Tradisi, E-Kamus Lampung Hadir untuk Generasi Milenial

    Tags: AsmaGejala AsmaIteraMahasiswa ITERAVO2 MaxVolume Oksigen Maksimal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Ops Keselamatan Krakatau Dimulai, Polres Lamtim Respon Cepat Kecelakaan

    Next Post

    Warga Lampung Dapat Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun, Begini Cara Daftarnya

    Related Posts

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan
    Gaya Hidup

    9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

    14/07/2026
    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda
    Gaya Hidup

    6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

    12/07/2026
    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi
    Gaya Hidup

    6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

    11/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Sinergi Danantara-Pemprov Lampung

      Sinergi Danantara-Pemprov Lampung Bangun Pabrik Pakan demi Stabilitas Harga

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Lampung? Strategi Rantai Dingin ID Food dan Danantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Ekonomi Pabrik Pakan Lampung: Jagung Petani Hingga Protein Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Superblok dan Mal Baru Pacu Ekonomi Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved