Lappung – Studi menyebut efek kopi untuk jantung ternyata tergantung jam minum.
Kabar baik bagi para pecinta kopi, terutama yang gemar menyeruputnya di pagi hari.
Baca juga : Robusta Lampung Rebut 41 Persen Pasar Kopi Mesir, Kalahkan Vietnam dan Brazil
Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam European Heart Journal mengungkapkan bahwa manfaat kopi bagi kesehatan jantung sangat dipengaruhi oleh waktu konsumsinya.
Studi tersebut menemukan bahwa minum kopi di pagi hari secara signifikan dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Sebaliknya, kebiasaan minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan efek perlindungan yang sama.
Penelitian ini, yang dipimpin oleh Dr. Lu Qi, Direktur Pusat Penelitian Obesitas Universitas Tulane di New Orleans, mengidentifikasi 2 pola waktu konsumsi kopi, yaitu pagi dan sepanjang hari.
Hasilnya menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam kaitannya dengan risiko kematian dini.
Dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi, mereka yang hanya mengonsumsi kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dini akibat berbagai penyebab 16 persen lebih rendah.
Baca juga : Kopi Robusta Lampung Laris di Mesir, Ekspor Capai Ratusan Ton
Lebih spesifik lagi, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada kelompok ini menurun drastis hingga 31 persen.
“Ini adalah studi pertama yang menguji pola waktu minum kopi dan hasil kesehatan,” ujar Dr. Lu Qi, seperti dikutip pada Sabtu, 12 April 2025.
Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa mereka yang cenderung minum kopi sepanjang hari tidak mengalami penurunan risiko kematian dini.
Temuan ini tetap konsisten bahkan setelah para peneliti mempertimbangkan berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan.
Seperti jam tidur, usia, ras, etnis, jenis kelamin, pendapatan keluarga, tingkat pendidikan, aktivitas fisik, pola makan, serta riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
Lebih lanjut, bagi para peminum kopi di pagi hari, jumlah kopi yang dikonsumsi, baik berkafein maupun tanpa kafein, ternyata tidak menjadi masalah dalam kaitannya dengan manfaat penurunan risiko penyakit jantung.
Baca juga : Lampung dan Sumatera Selatan Bersaing Kudeta Takhta Kopi Indonesia
Meskipun demikian, Vanessa King, seorang ahli gizi terdaftar dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengingatkan bahwa penelitian ini bersifat observasional.
“Penelitian ini bersifat observasional, artinya bukan eksperimen, (yang) merupakan standar emas,” katanya.
Hal ini berarti penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara waktu minum kopi dan risiko penyakit jantung, namun tidak membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung.
Studi: Efek Kopi untuk Jantung Ternyata Tergantung Jam Minum
Kendati demikian, temuan ini memberikan wawasan baru yang menarik tentang bagaimana kebiasaan minum kopi dapat memengaruhi kesehatan jantung.
Bagi Anda yang selama ini menikmati kopi di pagi hari, penelitian ini memberikan kabar gembira.
Namun, bagi mereka yang terbiasa minum kopi sepanjang hari, mungkin perlu mempertimbangkan kembali kebiasaan tersebut demi kesehatan jantung yang lebih optimal.
Baca juga : Penikmat Kopi Harus Tahu. Ini 4 Daerah Penghasil Kopi Terbesar di Lampung





Lappung Media Network