Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Kemiskinan Lampung Turun ke 9,31 Persen, IPM Naik Signifikan.
Kemiskinan Lampung Turun ke 9,31 Persen, IPM Naik Signifikan
Oleh: Mahendra Utama*
Angka Kemiskinan Terus Menurun
Berdasarkan data BPS Maret 2026, tingkat kemiskinan Provinsi Lampung tercatat sebesar 9,31 persen, menurun 0,35 poin persentase dibanding September 2025.
Jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 28,24 ribu orang menjadi 831,89 ribu orang.
Dalam jangka panjang, tingkat kemiskinan turun dari 12,34 persen pada Maret 2020 menjadi 9,31 persen pada Maret 2026.
IPM Lampung Naik 0,85 Poin
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung pada 2025 tercatat sebesar 73,98, naik 0,85 poin dibanding tahun sebelumnya, dengan rata-rata kenaikan 0,81 persen per tahun dalam lima tahun terakhir.
Gubernur Mirza menargetkan IPM terus naik dan anak tidak sekolah mencapai nol persen.
“Saya tidak bayangkan seandainya tidak ada pesantren di Provinsi Lampung, mungkin IPM kita tambah jeblok, kemiskinan kita bertambah,” tegasnya.
Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan
Gubernur Mirza menegaskan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan gratis berasrama. Program ini kini melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total 401 siswa.
“Kalau derajat keluarga mau naik, kuncinya satu, anak harus lebih pintar daripada orang tuanya,” ujar Mirza. (*)
—————————————————————–
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.





Lappung Media Network