Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Badai Angin Hantam Lampung Timur, Belasan Rumah Rusak

    Badai Angin Hantam Lampung Timur, Belasan Rumah Rusak

    Irjen by Irjen
    12/05/2025
    in Saburai
    Badai Angin Hantam Lampung Timur, Belasan Rumah Rusak

    angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Badai angin hantam Lampung Timur sebabkan belasan rumah rusak.

    Badai angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, pada Minggu, 11 Mei 2025 petang kemarin.

    Baca juga : Cuaca Ekstrem Ancam Pasokan Pangan Lampung

    Insiden ini mengakibatkan rusaknya belasan rumah warga, terutama pada bagian atap.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

    Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Lampung Timur, Ipda Edwin, menjelaskan bahwa kejadian nahas itu terpusat di Dusun 3, Desa Jayaguna, Kecamatan Marga Tiga.

    “Hujan deras disertai angin kencang, pada Minggu sore kemarin, rata-rata mengakibatkan kerusakan pada bagian atap rumah warga masyarakat,” terang IPDA Edwin, Senin, 12 Mei 2025.

    Petugas Kepolisian yang menerima informasi adanya peristiwa tersebut segera turun ke lokasi bencana.

    Setibanya di lokasi, petugas langsung membantu warga terdampak sekaligus melakukan proses pendataan kerusakan.

    Baca juga : Modifikasi Cuaca Lampung, Ahli: Tak Akan Hentikan Banjir!

    Dari hasil pendataan sementara yang dilakukan tim kepolisian, tercatat sekitar 12 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.

    “Meski mengakibatkan kerusakan belasan rumah warga, namun tidak terdapat korban jiwa, dan korban luka-luka, pada peristiwa angin kencang ini,” tambah IPDA Edwin.

    Sekadar informasi, angin kencang adalah fenomena cuaca di mana udara bergerak dengan kecepatan tinggi.

    Dalam konteks meteorologi di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendefinisikan angin kencang sebagai angin dengan kecepatan di atas 25 knot atau sekitar 45 kilometer per jam (km/jam).

    Badai Angin Hantam Lampung Timur Belasan Rumah Rusak dan Penyebab Umum Angin Kencang:

    Perbedaan Tekanan Udara:

    Angin terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara dua wilayah.

    Udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah untuk mencapai keseimbangan.

    Baca juga : Cegah Genangan Berulang, ASDP Bakauheni Buat Kolam Retensi

    Semakin besar perbedaan tekanan, semakin kencang angin yang dihasilkan.

    Pergerakan Awan Cumulonimbus (CB):

    Awan Cumulonimbus adalah awan vertikal yang tinggi dan seringkali menjadi pemicu cuaca ekstrem, termasuk hujan deras, petir, dan angin kencang.

    Udara dingin yang turun dari awan CB dapat menyebar secara horizontal di permukaan tanah, menciptakan embusan angin kencang.

    Siklon Tropis dan Bibit Siklon Tropis:

    Sistem tekanan rendah berskala besar ini dapat menghasilkan angin yang sangat kencang di sekitarnya.

    Perbedaan Suhu Udara:

    Perbedaan suhu yang signifikan antara dua massa udara juga dapat menciptakan gradien tekanan yang kuat, memicu terjadinya angin kencang.

    Musim Peralihan (Pancaroba):

    Pada masa transisi dari musim hujan ke kemarau atau sebaliknya, kondisi atmosfer seringkali tidak stabil dan lebih rentan terhadap pembentukan awan konvektif penyebab angin kencang.

    Angin kencang dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari pohon tumbang, kerusakan pada bangunan (seperti atap yang lepas), hingga gangguan transportasi dan jaringan listrik.

    Dalam kasus yang lebih parah, angin kencang dapat berkembang menjadi puting beliung atau downburst yang memiliki kecepatan dan daya rusak yang lebih besar.

    Baca juga : Lampung Rawan Bencana, Banjir dan Puting Beliung Mengintai di Masa Pancaroba

    Tags: Angin KencangBadai di LamtimCuaca di LampungLampungLampung TimurMarga TigaPolres Lamtim
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Ketua KPU RI Dianugerahi Gelar Adat Tuan Raja Pemimpin Negara di Lampung

    Next Post

    Mensos Restui Lampung Jadi Lokasi Awal Sekolah Rakyat 2025

    Related Posts

    Gemblengan Organisasi yang Membentuk WFS
    Saburai

    Dari Pramuka hingga Pengacara Rakyat, Gemblengan Organisasi yang Membentuk WFS

    06/08/2026
    Sukun Lampung Jadi Primadona Industri
    Saburai

    Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri

    04/08/2026
    Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa
    Saburai

    Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa yang Terabaikan

    04/08/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa

      Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa yang Terabaikan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menanti Aksi Trans Nusa dan Wings Air di Bandara Radin Inten II Medio Agustus 2026

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Dampak Sosial PSEL Lampung: Solusi TPA dan Kesehatan Publik

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Surplus Unggas Lampung Tembus Pasar Global, Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Proyek PSEL Lampung: Mengubah Beban Sampah Menjadi Peluang Ekonomi Daerah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved