Lappung – Bandarlampung bebas PMK jelang Idul Adha 1446 H hingga pemeriksaan daging kurban digenjot.
Menjelang perayaan Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung meningkatkan upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan daging kurban yang aman konsumsi dan berkualitas.
Baca juga : Bolos 201 Hari, Aipda AY Dipecat dari Polresta Bandarlampung
Fokus utama adalah mempertahankan status Bandarlampung bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sembari mengintensifkan pemeriksaan hewan kurban dan dagingnya secara menyeluruh.
Langkah ini krusial untuk memberikan ketenangan bagi warga yang akan melaksanakan ibadah kurban dan mengonsumsi dagingnya.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung, Erwin, mengungkapkan kesiapan timnya.
“Saat pemotongan hewan kurban Idul Adha 1446 H nanti, kami akan turunkan 7 orang dokter hewan dan pembantunya untuk mengecek daging kurban yang telah disembelih di masjid-masjid,” kata Erwin, Rabu, 4 Juni 2025.
Baca juga : Remaja Ditemukan Tewas di Kolam Tugu Pengantin Bandarlampung, CCTV Ungkap Detik-detik Kejadian
Pemeriksaan ini, menurutnya, bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kontaminasi bakteri atau parasit berbahaya.
“Biasanya kami periksa itu hatinya apakah ada cacing pita (cacing hati) atau tidak. Kalau ada, maka bagian daging tersebut akan dipisahkan dan dibakar,” tegasnya.
Langkah ini penting untuk menjamin keamanan pangan asal hewan (PPAH).
Upaya Pemkot Bandarlampung, lanjut dia, tidak hanya berhenti pada saat penyembelihan. Pengawasan juga dilakukan sejak di tingkat penjual.
“Dinas Pertanian telah melakukan pengecekan lapak-lapak penjual hewan kurban guna mengedukasi dan memeriksa sapi dan kambing yang mereka jual, memastikan hewan kurban sehat,” papar Erwin.
Baca juga : Tergiur Uang ShopeePay, Mahasiswa Bandarlampung Jadi Joki Curanmor Kos-kosan
“Kalau ditemukan ada kambing yang sakit, tentu kami sarankan untuk tidak dijual dan dipisahkan dari yang sehat. Kami juga meminta mereka menjaga kebersihan lingkungan sekitar lapak,” tambahnya.
Ini, kata dia, adalah bagian dari upaya preventif untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan kurban Bandarlampung.
Bandarlampung Bebas PMK Jelang Idul Adha 1446 H Pemeriksaan Daging Kurban Digenjot
Erwin juga menyampaikan kabar baik terkait status PMK di Bandarlampung.
“Kami bersyukur sampai hari ini belum ditemukan kasus PMK terhadap hewan kurban.
“Kami juga terus menggencarkan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak yang telah mencapai 300 ekor lebih, dan ini akan terus dilakukan,” pungkasnya.
Baca juga : PAD Bandarlampung Bocor? 300 Tapping Box Baru Disiapkan Awasi Pengusaha Bandel





Lappung Media Network