Lappung – Tekad kuat untuk mempersembahkan kemenangan perdana diusung Bhayangkara Presisi Lampung FC saat menjamu PSM Makassar dalam laga lanjutan kompetisi, Sabtu, 16 Agustus 2025 sore.
Pelatih Paul Munster menegaskan, 3 poin menjadi harga mati yang akan dipersembahkan sebagai hadiah bagi para suporter di laga kandang pertama mereka di Lampung.
Baca juga : Tavares Pusing, Skuad PSM Belum Lengkap Jelang Laga Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Bhayangkara FC yang untuk pertama kalinya akan berlaga di hadapan pendukungnya di Lampung.
Antusiasme dan sambutan hangat yang diterima tim menjadi motivasi ekstra untuk tampil habis-habisan.
“Ini pertama kali kami bermain di Lampung. Tentu kami akan berusaha keras untuk menang melawan PSM Makassar,” ujar Paul Munster.
Menurut pelatih asal Irlandia Utara itu, dukungan suporter akan menjadi elemen krusial.
Baca juga : Gila! Baru Dibuka, Tiket Bhayangkara Presisi Lampung FC Langsung Ludes. Anda Kebagian?
Ia berharap gemuruh stadion bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme suporter. Semoga mereka bisa menjadi pemain ke-12 di lapangan pada laga esok,” harapnya.
Motivasi untuk meraih poin penuh ini juga didasari oleh hasil kurang memuaskan di laga pembuka saat mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah Borneo FC.
Meski kalah, Munster melihat banyak sisi positif dari permainan timnya.
“Kami bermain bagus di laga sebelumnya, banyak situasi positif. Tapi kami tidak menang, jadi kami tidak senang.
“Mungkin kami akan mengubah beberapa pemain pada laga esok,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Munster menekankan bahwa faktor mental akan menjadi kunci pembeda dalam pertandingan melawan tim sekelas PSM Makassar.
Baca juga : Bhayangkara FC Tersungkur di Laga Perdana Super League
Ia memastikan semua pemain dalam kondisi siap tempur dan memiliki semangat juang yang sama.
“Semua pemain ingin tampil, semua berjuang untuk menang. Mentalitas seperti itu yang paling penting,” tegasnya.
Meski PSM Makassar tengah dalam fase pembenahan pasca sanksi FIFA, Munster tetap meminta anak asuhnya untuk tidak lengah.
Ia mengaku telah mempelajari gaya bermain tim berjuluk Juku Eja tersebut.
“PSM adalah tim bagus, saya tahu bagaimana mereka bermain. Tapi yang paling penting adalah fokus pada diri kami sendiri karena kami bermain di rumah.
“Siapapun lawannya, mentalitas kami harus siap,” pungkasnya.
Baca juga : Adu Siap Tim Promosi di Super League: Bhayangkara Presisi Lampung FC Jor-joran, PSIM dan Persijap?
