Lappung – Desa Hanura di Lampung sabet gelar Desa Teladan PKAD 2024.
Desa Hanura, yang terletak di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Baca juga : 30 Desa Terpilih Akan Jadi Model Antikorupsi di Jatim
Desa ini berhasil meraih gelar Desa Teladan dalam Lomba Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa (PKAD) 2024.
Prestasi itu menambah deretan penghargaan yang telah diraih oleh Desa Hanura, yang sebelumnya pernah dianugerahi sebagai Desa Anti-Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Direktur Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Desa, Data dan Evaluasi Perkembangan Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri, Mohammad Noval, menyampaikan apresiasinya.
Tak lain atas konsistensi Desa Hanura dalam mempertahankan prestasi meskipun kepala desa berganti.
“Walaupun kepala desanya berganti, mereka tetap bisa mempertahankan prestasinya di 2024,” kata Noval dalam rilis resmi Kemendagri yang dilansir pada, Selasa, 5 November 2024.
Baca juga : Provinsi Lampung Berhasil Keluar dari Status Desa Tertinggal
Noval menambahkan bahwa Desa Hanura layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia.
Menurutnya, kemampuan aparatur desa ini untuk menerapkan pelatihan yang diterima dalam Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) pada 2023 telah membuahkan hasil yang nyata dan positif.
Inovatif dan Fasilitas Lengkap
Di bawah kepemimpinan Rio Remota, Desa Hanura berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Desa ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang menunjang aktivitas warga, termasuk 3 unit gereja, 2 rumah doa.
Lalu, 17 mushala, 3 masjid, 3 minimarket, 2 bank, serta 1 gedung SMP, SMA, dan beberapa sekolah dasar serta madrasah.
Fasilitas lainnya mencakup rumah makan, PAUD, TK, kantor pos, kantor desa, Samsat Desa, hingga beberapa posyandu.
Menurut Rio Remota, pihak desa terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, baik dalam segi infrastruktur maupun kualitas layanan administrasi.
Salah satu inovasi yang menjadi unggulan Desa Hanura adalah tersedianya pelayanan administrasi yang cepat, gratis, dan dapat diakses secara daring maupun luring.
Penghargaan Desa Anti-Korupsi dan Rumah Restorative Justice
Prestasi Desa Hanura sebagai Desa Anti-Korupsi yang diraih sebelumnya dari KPK juga menjadi bukti komitmen desa ini dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan.
Baca juga : Perbedaan Desa dan Kelurahan?
Layanan administrasi yang efisien, cepat, serta bebas pungutan menjadi salah satu keunggulan desa ini dalam menciptakan tata kelola yang baik.
Tak hanya itu, Desa Hanura juga menyediakan rumah restorative justice, sebuah fasilitas khusus yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai sengketa antarwarga secara damai tanpa perlu melalui proses hukum formal.
Langkah ini menunjukkan bagaimana pemerintah desa berupaya mewujudkan suasana yang harmonis di masyarakat serta memberikan solusi atas persoalan hukum dengan pendekatan keadilan restoratif.
Desa Hanura di Lampung Sabet Gelar Desa Teladan PKAD 2024
Keberhasilan Desa Hanura tidak hanya menjadi kebanggaan warga Lampung, tetapi juga menjadi inspirasi nasional dalam pembangunan desa.
“Ini bukti nyata bahwa komitmen dan kerja keras dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dapat membawa hasil yang baik,” ujar Noval.
Desa Hanura diharapkan terus berinovasi dan menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di seluruh Indonesia dalam hal transparansi, pelayanan publik, serta pengelolaan konflik warga.
Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan keberhasilan ini, Desa Hanura menunjukkan bahwa desa-desa di Indonesia memiliki potensi besar untuk maju, berdaya saing, dan menjadi pilar pembangunan yang solid demi Indonesia yang lebih baik.
Baca juga : 9 Desa di Mesuji Nunggak Pajak





Lappung Media Network