Lappung – Fase I usai sebanyak 3530 jemaah haji Lampung tiba di tanah air.
Fase pertama pemulangan jemaah haji asal Provinsi Lampung tahun 1446 H/2025 M telah resmi berakhir.
Baca juga : Kloter Perdana Haji Lampung Tiba, 1 Jemaah Langsung Dirujuk ke RS
Total sebanyak 3530 orang, yang terdiri dari jemaah dan petugas haji, telah tiba dengan selamat di Tanah Air.
Kepulangan gelombang pertama ini ditutup dengan kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 30-JKG di Debarkasi Antara Lampung pada Senin, 23 Juni 2025.
Kloter terakhir ini membawa 392 orang, dengan rincian 386 jemaah, dua Petugas Haji Daerah (PHD), dan empat petugas kloter.
Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Erwinto, menyambut langsung kedatangan jemaah dan mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, dengan tibanya Kloter 30, total 3.530 jemaah dan petugas haji Lampung yang tergabung dalam delapan kloter gelombang pertama telah kembali ke Tanah Air.
“Ini menandai berakhirnya fase pertama kepulangan jemaah,” ujar Erwinto di Asrama Haji Lampung, dikutip pada Selasa, 24 Juni 2025.
Baca juga : Jemaah Haji Lampung Mulai Pulang 13 Juni, Ini Jadwal dan Skema Lengkapnya
Sebagian besar jemaah dalam kloter terakhir ini, sebanyak 385 orang, berasal dari Kabupaten Lampung Tengah, sementara 1 orang lainnya berasal dari Kota Bandarlampung.
Erwinto menambahkan, Kemenag Lampung kini tengah mempersiapkan kedatangan jemaah haji gelombang kedua.
Fase ini dijadwalkan akan dimulai pada 27 Juni 2025 mendatang.
“Kami mengimbau seluruh keluarga jemaah untuk tetap bersabar dan memantau informasi resmi terkait kedatangan kloter selanjutnya,” imbuhnya.
Di tengah kabar gembira kepulangan jemaah, terselip berita duka.
Hingga Senin, 23 Juni tercatat sebanyak 15 jemaah haji asal Provinsi Lampung wafat selama musim haji tahun ini.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Lampung, Ansori, merinci bahwa 14 jemaah meninggal dunia di Arab Saudi.
Fase I Usai: 3530 Jemaah Haji Lampung Tiba di Tanah Air
Sementara itu, 1 jemaah wafat di Tanah Air setelah mendapatkan perawatan medis.
Jemaah yang wafat di dalam negeri adalah Sutrisno M Sukemi dari Kloter 28 JKG asal Kota Metro.
“Almarhum Pak Sutrisno mengalami penurunan kesehatan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, sehingga dirujuk dan dirawat di RS Citanala Tangerang.
“Beliau meninggal dunia pada Minggu malam, 22 Juni 2025, pukul 20.00 WIB,” terang Ansori.
Baca juga : Biaya Haji 2025: Furoda Tembus Rp900 Juta, Reguler Cuma Segini
Ansori menegaskan bahwa jemaah yang wafat, termasuk setelah tiba di Indonesia, tetap menjadi tanggung jawab pemerintah.
Hak-hak almarhum, seperti asuransi jiwa haji senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), akan tetap dipenuhi.
Berikut adalah data jemaah haji asal Lampung yang wafat:
- Sagiyem Karyo Dikromo – Kloter 7 – Mataram Baru, Lampung Timur
- Kasminah Kusnan Halim – Kloter 28 – Rejomulyo, Pasir Sakti
- Siswanto Subandi Husdi – Kloter 15 – Sindang Sari, Lampung Utara
- Misti Harti Hadi Utomo – Kloter 22 – Pringsewu
- Sutrisno Mariman Kisut – Kloter 7 – Rajabasa Lama, Labuhan Ratu
- Erjati Abbas – Sukarame, Bandar Lampung
- Anwar Widodo Marjuki – Kloter 22 – Pringsewu
- Sohib Masrur Sanrohmat – Kloter 50 – BNS Suoh, Lampung Barat
- Satiman – Kloter 42 – Bandar Lampung
- Asniwati Sutan Marajo – Kloter 30 – Lampung Tengah
- Hasimah Ahmad Syamsi – Kloter 30 – Lampung Tengah
- Sureni Dul Manann– Kloter 24 – Lampung Timur
- Supiun Salim Adam – Kloter 56 – Lampung Selatan
- Sutrisno M. Sukemi – Kloter 28 – Metro (Wafat di Tangerang)
- Muksin Jayus Sumitro – Kloter 24 – Lampung Timur
Baca juga : 6627 Jemaah Reguler, 353 Lansia: Kuota Haji Lampung 2025





Lappung Media Network