Sementara, Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, memberikan penjelasan terkait perjalanan awal kunjungan Gibran di luar pulau Jawa, khususnya di provinsi Lampung.
Lampung, sebagai provinsi dengan tingkat kepadatan kedua setelah Sumatera Utara, menjadi sorotan utama.
Muzani menyoroti keberagaman Lampung yang melibatkan petani, peternak, UMKM, mahasiswa, santri, dan kaum muda secara umum.
Yang semuanya ingin diakui dan dianggap mampu memimpin Indonesia ke depan.
“Mereka ingin diperhitungkan dan dianggap sebagai orang yang mampu memimpin Indonesia ke depan,” ungkap Muzani.
Untuk itu, sambung dia, pemilih pemula di Lampung menjadi fokus utama Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersatu untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.
“Lampung ini egaliter, suku ada semua, etnis ada, bentukan mini dari Indonesia. Tak pernah terancam, semua,” tegas Muzani.
Dalam ajakan penutupnya, Muzani memohon kerjasama solid dari relawan dan masyarakat Lampung.
Ia juga menyoroti “Gibran Efek” sebagai tagline untuk memotivasi anak-anak muda, menegaskan bahwa generasi ini memiliki potensi menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Kehadiran politik saat ini diharapkan akan menjadi fondasi kerjasama politik yang kuat di masa mendatang,” ungkapnya.
Baca juga : Demo Tolak Dinasti Politik. Gibran: Salahku Opo?





Lappung Media Network