Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Kementan Kucurkan Rp180 Miliar, Lampung Jadi Target Utama Hilirisasi Pangan

    Kementan Kucurkan Rp180 Miliar, Lampung Jadi Target Utama Hilirisasi Pangan

    by Irjen
    19/09/2025
    in Ekonomi
    Kementan Kucurkan Rp180 Miliar, Lampung Jadi Target Utama Hilirisasi Pangan

    Hilirisasi Pangan di Lampung. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Provinsi Lampung mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dengan ditunjuk sebagai target utama program hilirisasi dan investasi pangan nasional.

    Tak tanggung-tanggung, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menggelontorkan dana awal sebesar Rp180 miliar untuk tahap peremajaan tanaman yang akan dieksekusi mulai September hingga Desember 2025.

    Baca juga : Usai Ditemui Gubernur dan 4 Bupati, Mentan Terbitkan Surat Harga Acuan Singkong Lampung

    Langkah strategis ini terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dengan Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementan RI, Abdul Roni Angkat, di ruang kerja Gubernur, Bandarlampung.

    Dirjenbun Kementan, Abdul Roni Angkat, menjelaskan bahwa program ini akan berjalan dalam 2 tahap besar, penguatan sektor hulu melalui peremajaan tanaman, diikuti pembangunan industri pengolahan di sektor hilir pada tahun berikutnya.

    “Sesuai instruksi Pak Menteri, insya Allah kita akan usung program hilirisasi dan investasi yang besar untuk Lampung.

    “Di bagian hulu, kita sediakan benih, jasa tanam, hingga pengolahan tanah,” jelas Roni, dikutip pada Jumat, 19 September 2025.

    Ia menambahkan, bahan baku yang dihasilkan dari program peremajaan ini akan menciptakan ekosistem yang solid untuk mendukung pembangunan pabrik tapioka, kopi, coklat, hingga gula di Lampung.

    Baca juga : Mentan Amran: Lampung Masuk Daftar Provinsi dengan Harga Beras Turun

    Roni menegaskan, tahap awal senilai Rp180 miliar akan dieksekusi segera, sementara pembangunan pabrik-pabrik pengolahan dijadwalkan pada tahun 2026.

    Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik program ini sebagai jawaban atas lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurutnya, hal ini disebabkan oleh mayoritas hasil perkebunan yang diekspor dalam bentuk mentah, sehingga nilai tambahnya tidak dinikmati di Lampung.

    “Kurang lebih 60 persen ekspor kopi Indonesia itu sumbernya dari Lampung, coklat juga demikian.

    “Analisis saya, 70 persen uang berputar di luar Lampung. Jika uang itu dikelola di sini, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita sangat cepat dan signifikan,” ujar Mirza.

    Gubernur Mirza optimistis Lampung mampu menjadi sentra hilirisasi pangan nasional.

    Ia menyebutkan, posisi strategis, lahan yang luas, serta melimpahnya hasil bumi menjadi daya tarik utama bagi para investor yang ingin membangun pabrik pengolahan.

    “Hasil perkebunan kita melimpah dan lokasi kita strategis tidak jauh dari Jakarta.

    “Banyak perusahaan yang ingin membangun pabrik melirik daerah kita,” pungkasnya.

    Baca juga : Harga Anjlok, Pemerintah Pusat dan Lampung Sepakati 4 Jurus Rombak Tata Niaga Singkong

    Tags: Dana PertanianDirjenbun KementanEkonomi LampungHilirisasi PanganInvestasi PertanianKementanLampungPabrik PengolahanPerkebunan LampungRahmat Mirzani Djausal
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Kantor Pertanahan Kota BPN Bima Gencarkan Reforma Agraria

    Next Post

    Bobol Dana Nasabah Rp17,9 Miliar, Pegawai BRI Pringsewu Dilimpahkan ke Jaksa

    Related Posts

    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version