Lappung – Rencana Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk menggunakan Stadion Pahoman sebagai salah satu pusat latihan harus tertunda.
Kondisi stadion yang dinilai parah dan sedang dalam proses rehabilitasi besar-besaran menjadi penyebab utamanya.
Baca juga : Gol Spasojevic Selamatkan Muka Bhayangkara Presisi Lampung FC di Kandang
Akibatnya, tim berjuluk The Guardians ini untuk sementara waktu terpaksa melanjutkan program latihan di Jakarta.
Keputusan ini diambil setelah melihat progres rehabilitasi Stadion Pahoman yang membutuhkan penanganan jauh lebih kompleks dibandingkan Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, yang dipersiapkan sebagai markas utama.
Business Development Manager Bhayangkara Presisi Lampung FC, Yoga Swara, mengonfirmasi bahwa kondisi Stadion Pahoman saat ini belum layak untuk digunakan.
“Jadi stadion Pahoman itu memang belum waktunya untuk dipakai, bukan tidak layak.
“Stadion itu baru dua bulan (direhab), karena kondisinya berbeda maka proses pembangunannya juga berbeda,” ujar Yoga Swara, Kamis, 21 Agustus 2025.
Baca juga : Gila! Baru Dibuka, Tiket Bhayangkara Presisi Lampung FC Langsung Ludes. Anda Kebagian?
Menurut Yoga, kompleksitas perbaikan Stadion Pahoman tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjangnya yang minim perawatan.
Kondisinya dinilai jauh lebih berat dibandingkan Stadion Sumpah Pemuda PKOR sebelum direnovasi.
“Bayangkan saja, Stadion Pahoman itu tidak pernah direhabilitasi sejak pembangunannya tahun 80-an,” ungkapnya.
Karena itu, proses perbaikannya tidak hanya sekadar mengganti rumput.
Tim rehabilitasi harus melakukan pengerukan drainase sedalam 1 hingga 1,5 meter dan memasang sistem baru menggunakan pipa HDPE modern untuk memastikan lapangan tidak tergenang saat hujan.
Kondisi rumputnya saat ini pun disebut mirip dengan kondisi rumput Stadion PKOR 2 bulan lalu, yang sempat diragukan banyak pihak.
Manajemen mengajak masyarakat untuk melihat hasil kerja nyata di Stadion Sumpah Pemuda PKOR.
Baca juga : Kantong Aman! Tiket Kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC Mulai Rp50 Ribu
Meski awalnya banyak yang pesimis, kini markas utama Bhayangkara FC itu telah memiliki kualitas rumput yang bahkan mendapat pujian dari media nasional.
“2 bulan lalu banyak yang ragu melihat rumput stadion PKOR, tapi sekarang bisa kita lihat sudah sangat bagus.
“Rumput itu butuh proses untuk tumbuh,” terang Yoga, seraya menambahkan bahwa faktor cuaca juga sangat menentukan.
Dengan progres yang terus dikebut, rehabilitasi Stadion Pahoman ditargetkan akan rampung pada bulan September mendatang.
Manajemen sebenarnya telah menyiapkan solusi sementara dengan menunjuk Lapangan Yonif sebagai alternatif lokasi latihan.
Namun, setelah ditinjau lebih lanjut, lapangan tersebut dinilai bukan pilihan yang tepat untuk tim sekelas Liga 1.
“Karena itulah kita beri solusi Lapangan Yonif untuk sementara.
“Tapi itu ternyata bukan pilihan yang tepat. Sehingga Bhayangkara FC sementara masih latihan di Jakarta,” tuturnya.
Di akhir, Yoga memohon pengertian dan dukungan dari masyarakat Lampung agar seluruh proses persiapan fasilitas untuk Bhayangkara FC dapat berjalan lancar dan cepat dengan kualitas terbaik.
“Insyaallah dan mohon doa serta dukungannya agar semua proses ini bisa kita percepat dengan kualitas yang baik,” pungkasnya.
Baca juga : Bhayangkara FC Tersungkur di Laga Perdana Super League





Lappung Media Network