Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Menyelamatkan Warisan Tembakau Jember

    Menyelamatkan Warisan Tembakau Jember

    by Irzon Dwi Darma
    22/08/2025
    in Ekonomi
    Menyelamatkan Warisan Tembakau Jember

    Penikmat Cerutu Jember, Mahendra Utama dan Surya Adi. Foto: Arsip pribadi

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Di tengah gemilangnya reputasi tembakau Jember di pasar cerutu dunia, muncul sorotan tajam terhadap peran PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dalam menyeimbangkan kontribusi devisa negara dengan martabat para pekerjanya.

    Sebagai pemain kunci dalam ekspor tembakau kualitas premium, BUMN ini didorong untuk menjadi jangkar keadilan sosial bagi puluhan ribu keluarga yang menggantungkan hidupnya di kebun.

    Baca juga : Capaian Gemilang dan Keberlanjutan Strategis PTPN Holding

    Penikmat sekaligus pengamat cerutu Jember, Mahendra Utama, menekankan bahwa di balik daun tembakau jenis “Besoeki” dan “Bawah Naungan” (TBN) yang diekspor ke Eropa, terdapat realitas sosial yang rapuh.

    Fluktuasi musim, ketidakpastian harga, dan pola kerja musiman membuat kehidupan para pekerja kebun, yang mayoritas adalah perempuan, rentan secara ekonomi.

    “Hamparan tembakau di Ajong Gayasan dan Kertosari bukan sekadar lanskap, ia adalah sejarah dan penopang hidup.

    “Namun, kejayaan rasa seringkali tak sebanding dengan sejahtera di kampung asal,” ujar Mahendra, Jumat, 22 Agustus 2025.

    Menurutnya, PTPN memiliki tanggung jawab ganda, menjaga mutu ekspor yang menjadi warisan sejarah sekaligus memastikan para pekerja yang menanam, memetik, dan mengikat daun-daun tersebut hidup dengan layak.

    Kontribusi Devisa

    Peran PTPN sebagai mesin devisa dari sektor tembakau tidak bisa dipandang sebelah mata.

    Sejak era nasionalisasi, PTPN konsisten menjaga kualitas dan volume ekspor.

    Baca juga : PTPN I Pasca Transformasi: Jejak Keberhasilan dan Tantangan Ke Depan

    Data historis menunjukkan komitmen tersebut. Pada tahun 2013, PTPN menargetkan ekspor 1.685 ton tembakau dengan nilai pendapatan mencapai Rp296,5 miliar.

    Angka tersebut terus berlanjut, seperti pada musim tanam 2021/2022, di mana PTPN X berhasil mengekspor 86.054 kg Tembakau Bawah Naungan (TBN) ke pasar Eropa.

    Secara lebih luas, kontribusi Jember sangat signifikan bagi neraca perdagangan Jawa Timur.

    Data UPT PSMB–Lembaga Tembakau Jember (Disperindag Jatim) mencatat, total ekspor tembakau dari Jember pada 2023 mencapai 3.028 ton dengan nilai sekitar US$31,95 juta atau setara Rp500 miliar.

    “PTPN adalah pemain kunci dalam arus ekspor tersebut, khususnya untuk segmen daun pembungkus dan pengikat cerutu premium.

    “Kontribusi devisanya konkret dan vital bagi negara,” jelas Mahendra.

    3 Agenda Mendesak

    Meskipun kontribusi ekonominya besar, Mahendra Utama mengusulkan 3 agenda strategis yang harus segera dijalankan PTPN untuk mengangkat martabat para pekerjanya.

    1. Standar Perlindungan Kerja yang Humanis

    Mayoritas pekerja kebun tembakau adalah perempuan.

    Mahendra mendorong PTPN untuk menciptakan skema perlindungan kerja musiman yang jelas, meliputi akses layanan kesehatan ibu dan anak, fasilitas penitipan anak di lokasi kerja selama musim panen, serta dukungan gizi.

    “Produktivitas tidak boleh dibayar dengan keletihan yang menahun,” tegasnya.

    2. Modernisasi yang Berpihak pada Pendapatan

    Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agronomi modern dan ketertelusuran produk (traceability) harus sejalan dengan peningkatan pendapatan pekerja.

    Ia mengusulkan skema bagi hasil atau insentif berbasis mutu yang transparan.

    “Kualitas wrapper kelas ekspor harus berbanding lurus dengan upah dan bonus yang diterima pekerja di tingkat paling bawah,” katanya.

    3. Membangun Ekosistem Nilai Tambah Lokal

    PTPN diusulkan untuk memperkuat hilirisasi di Jember.

    Proses seperti penyortiran (grading), penggulungan (bobbin), hingga layanan lelang dan penyimpanan berstandar internasional bisa dikembangkan secara lokal.

    Tujuannya agar sebagian besar nilai tambah dari rantai pasok tembakau tetap tinggal di Jember, tidak hanya lewat sebagai bahan mentah.

    Baca juga : PTPN di Era Danantara

    Menjaga Warisan, Memuliakan Manusia

    Mahendra menyimpulkan bahwa tolak ukur keberhasilan PTPN di masa depan tidak hanya terletak pada tingginya harga lelang di Bremen, Jerman, tetapi juga pada meningkatnya kualitas hidup para pekerjanya.

    “Cerutu Jember dikagumi dunia karena rasanya yang halus. Kini saatnya kita memastikan bahwa manusia di baliknya juga dimuliakan.

    “Devisa yang kuat harus berpadan dengan martabat yang terjaga,” tutupnya.

    Panggilan ini menjadi pengingat bahwa tembakau Jember bisa menjadi contoh ideal bagaimana sebuah BUMN mampu berdiri kokoh di dua kaki, kompetitif di pasar global, sekaligus menjadi agen kesejahteraan bagi masyarakat yang merawat warisan tersebut.

    Baca juga : Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional

    Tags: Berita JemberBUMNCerutu JemberDevisa NegaraEkonomi JemberEkspor TembakauHilirisasi TembakauIndustri TembakauJemberKesejahteraan PekerjaMahendra UtamaPTPNTembakau Bawah NaunganTembakau Jember
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Insan Adhyaksa Bandarlampung Adu Sportivitas

    Next Post

    BPN Kota Bima: Warga Negara Dijamin Hak Kepemilikan Tanah

    Related Posts

    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Buka Suara Terkait Penertiban Lahan di Sabah Balau

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Terkuak! Rp200 Miliar untuk Pelunasan Perkara Sugar Group di Mahkamah Agung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • OJK Terbitkan PJOK Nomor 29 tahun 2023 dan POJK Nomor 30 Tahun 2023

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ilham Alawi: KUA PPAS APBD-P Bandarlampung Labrak Aturan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version