Lappung – Nanang Ermanto gratiskan fasilitas olahraga di Stadion Jati Kalianda.
Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, menegaskan semua fasilitas umum milik pemerintah daerah gratis untuk warga.
Baca juga : Siap Menang dan Kalah, 138 Calon Kades di Lampung Selatan Deklarasi Damai
Termasuk fasilitas Stadion Zainal Abidin Pagaralam (ZAP) atau Stadion Jati Kalianda.
Pasalnya, beberapa waktu lalu viral beredar gambar di media sosial sebuah banner yang dipasang di depan Stadion Jati tersebut.
Banner itu memberitahukan bahwa pengunjung harus membayar sebesar Rp2 ribu untuk sekali masuk ke dalam stadion kebanggaan masyarakat Lampung Selatan itu.
Namun, penerapan tarif masuk Stadion Zainal Abidin Pagaralam tersebut dipastikan tidak akan diberlakukan atau dicabut hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Baca juga : Kementan-Komisi IV DPR Dorong Petani Lampung Tingkatkan Mutu
Sebab, Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur hal tersebut akan dikaji ulang oleh Pemkab Lampung Selatan.
Bahkan, Nanang Ermanto bersama Kapolres AKBP Yusriandi Yusrin serta Kajari Lampung Selatan, Dwi Astuti Beniyati, melepas banner pemberitahuan penerapan perda tersebut di Stadion ZAP Kalianda.
“Hari ini, kami (pemerintah daerah) bersama forkopimda membatalkan penerapan perda soal biaya masuk stadion ini.
“Karena ini menyebabkan kegaduhan di masyarakat,” ujar Nanang, Rabu, 30 Agustus 2023.
Nanang menegaskan, tidak akan ada pungutan atau biaya untuk aktivitas berolahraga bagi masyarakat. Khususnya, bagi sarana olahraga yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
Baca juga : Zulkifli Hasan: Lampung Siap Antisipasi El Nino
“Karena kami ingin bagaimana memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Kalau masyarakatnya sehat, pemerintah bahagia,” tegasnya.
Nanang gratiskan fasilitas olahraga Stadion Jati Kalianda
Lebih lanjut, Nanang mengatakan, pencabutan kebijakan tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pemerintah dan masyarakat.
Perda yang dibuat itu, bisa diterapkan dengan konsekuensi tertentu atau yang bersifat komersial.
“Kita bayar masuk ke stadion itu kalau ada event. Baru bisa kita terapkan. Seperti ada pertandingan resmi atau turnamen bahkan konser musik. Baru itu bayar.
“Kalau hanya untuk berolahraga saya rasa tidak perlu. Tapi kalau untuk parkir kendaraan kami rasa itu juga perlu. Nanti kita kaji ulang perdanya,” tandasnya.
Baca juga : Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Naik





Lappung Media Network