Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Metropolitan » Pesawaran Masuk Daftar Daerah Tak Mampu Biayai PSU Pilkada 2024 

    Pesawaran Masuk Daftar Daerah Tak Mampu Biayai PSU Pilkada 2024 

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    27/02/2025
    in Metropolitan
    Pesawaran Masuk Daftar Daerah Tak Mampu Biayai PSU Pilkada 2024 

    Ilustrasi Pemilihan Suara Ulang atau PSU. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Pesawaran masuk daftar daerah tak mampu biayai PSU Pilkada 2024.

    Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu dari 16 daerah di Indonesia yang dinyatakan tidak memiliki anggaran untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilkada 2024.

    Baca juga : MK Batalkan Pencalonan Aries Sandi, Pilkada Pesawaran Diulang

    Hal ini terungkap dalam rapat kerja antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI, Kamis, 27 Februari 2025.

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengungkapkan bahwa hanya 8 daerah yang saat ini memiliki dana untuk melaksanakan PSU.

    Sementara 16 daerah lainnya, termasuk Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, masih membutuhkan bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.

    “Sedangkan daerah yang tidak sanggup atau masih membutuhkan bantuan dana, baik dari provinsi maupun APBN, terdapat 16 daerah,” ujar Ribka dalam rapat tersebut.

    Baca juga : Pilkada Aman dan Damai: Bawaslu Lampung Laporkan Zero Pelanggaran TSM

    Ketiadaan anggaran ini berpotensi membuat proses PSU di Pesawaran tidak berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Padahal, PSU merupakan mekanisme krusial dalam memastikan hasil Pilkada benar-benar sah dan legitimate.

    Kemendagri sendiri telah meminta pemerintah daerah yang masuk dalam daftar minim anggaran ini untuk melakukan penyesuaian dalam APBD Perubahan 2025.

    “Kemendagri akan mengusulkan agar pemda dapat memenuhi penganggaran PSU dalam APBD melalui penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja,” tambah Ribka.

    Baca juga : Gugatan Pilkada Pringsewu Kandas di MK, Adi-Hisbullah Gagal Ubah Hasil

    Pesawaran Masuk Daftar Daerah Tak Mampu Biayai PSU Pilkada 2024 

    Namun, di sisi lain, banyak daerah termasuk Pesawaran yang masih berharap adanya intervensi anggaran dari pusat.

    Ribka menyebut bahwa anggaran PSU bisa diambil dari Biaya Tak Terduga (BTT) di APBD masing-masing daerah.

    Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil guna mengatasi kekurangan anggaran PSU ini.

    Baca juga : Pilkada Bukan Ajang Provokasi: Hormati Suara Rakyat Waykanan

    Tags: Anggaran Pilkada UlangKemendagriLampungPesawaranPilkada PesawaranPilkada UlangPSU Pesawaran
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Lampung Kejar Target E-STDB, Produk Agroforestri Siap Tembus Pasar Eropa

    Next Post

    5 Pejabat Bertarung di Tahap Akhir Seleksi Sekda Lampung

    Related Posts

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar
    Metropolitan

    Mengapa 80 Persen Rakyat Optimis? Rahasia Kolaborasi Mirza-Jihan Terbongkar

    09/02/2026
    "Gentengisasi" Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?
    Metropolitan

    “Gentengisasi” Prabowo: Proyek Estetika atau Pelumas Roda Ekonomi Desa di Lampung?

    05/02/2026
    Fahri Hamzah Tinjau Muara Angke: Dorong Konsep Rumah Panggung Nelayan
    Metropolitan

    Wamen PKP Pastikan Hunian Pesisir Muara Angke Layak

    31/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved