Lappung – Puncak arus balik lebih dari 129 ribu orang kembali ke Jawa dari Sumatera.
Puncak arus balik Lebaran 2025 dari Sumatera menuju Jawa melalui jalur penyeberangan mencatatkan angka fantastis.
Baca juga : 2 Pemudik Jatuh ke Laut Saat Naik Feri di Pelabuhan Merak
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan, sebanyak 129.583 penumpang menyeberangi Selat Sunda pada Sabtu, 5 April 2025 atau H+4 Lebaran.
Ratusan ribu pemudik ini memadati sejumlah pelabuhan utama seperti Bakauheni, Panjang, BBJ Muara Pilu, dan Wika Beton untuk kembali ke Pulau Jawa.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, sebelumnya telah memprediksi bahwa H+4 Lebaran akan menjadi puncak arus balik, dan data terbaru ini mengkonfirmasi prediksi tersebut.
“Kami prediksi pada hari ini atau H+4 Lebaran itu adalah puncak arus balik masyarakat dari Sumatera ke Pulau Jawa.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kelancaran layanan,” ujar Heru Widodo, Minggu, 6 April 2025.
Baca juga : Pemudik Bakauheni Turun, ASDP Siapkan Jurus Atasi Kepadatan
Lebih lanjut, Heru Widodo mengungkapkan bahwa antusiasme pemudik untuk kembali ke Jawa terlihat dari tingginya angka reservasi.
Hingga pukul 16.30 WIB pada hari Sabtu, tercatat lebih dari 30.000 orang telah melakukan reservasi untuk penyeberangan menuju Pulau Jawa, dan angka ini diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.
Berdasarkan data dari Posko Bakauheni yang mencakup Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu, selama 24 jam pada H+4 (periode 5 April pukul 00.00 hingga 23.59 WIB), tercatat sebanyak 54 unit kapal beroperasi untuk melayani lonjakan penumpang dan kendaraan.
Adapun rincian kendaraan yang menyeberang dari Sumatra ke Jawa pada H+4 adalah sebagai berikut:
- Kendaraan roda dua: 17.635 unit
- Kendaraan roda empat: 16.623 unit
- Bus: 467 unit
Total keseluruhan kendaraan yang menyeberang mencapai 35.965 unit.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4 Lebaran 2025, total penumpang yang telah menyeberang dari Sumatra ke Jawa melalui pelabuhan-pelabuhan tersebut mencapai 830.890 orang, dengan total kendaraan sebanyak 192.282 unit.
Baca juga : Polres Lampung Selatan Kawal Pemudik Motor hingga Perbatasan Bandarlampung
Lonjakan volume kendaraan yang datang secara bersamaan menyebabkan antrean, terutama di akses masuk pelabuhan.
Namun, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan bahwa pengaturan lalu lintas dan operasional dermaga berjalan tertib dan terkendali.
Waktu tunggu rata-rata bagi kendaraan sebelum dapat naik ke kapal tercatat antara 2 hingga 3 jam.
Puncak Arus Balik: Lebih dari 129 Ribu Orang Kembali ke Jawa dari Sumatera
Sementara itu, data dari Posko Merak yang meliputi Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara mencatat adanya arus balik dari Jawa menuju Sumatera.
Pada H+4, sebanyak 50 unit kapal beroperasi dan mengangkut 51.790 penumpang serta 10.402 unit kendaraan.
Secara keseluruhan, sejak H-10 hingga H+4 Lebaran 2025, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra (melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) tercatat sebanyak 1.112.084 orang dengan total kendaraan mencapai 276.228 unit.
Data ini menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat pasca Lebaran masih sangat tinggi di kedua arah penyeberangan.
PT ASDP Indonesia Ferry terus mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Baca juga : Hati-hati! 39 Titik Jalan Nasional di Lampung Rawan Longsor Saat Mudik





Lappung Media Network