Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Saburai » Hilirisasi Kemiri Pesawaran: Mengubah Limbah Jadi Berkah, Masyarakat Sejahtera

    Hilirisasi Kemiri Pesawaran: Mengubah Limbah Jadi Berkah, Masyarakat Sejahtera

    Editor354 by Editor354
    04/09/2026
    in Saburai
    Hilirisasi Kemiri Pesawaran

    Ilustrasi: OpiniMahe: Hilirisasi Kemiri Pesawaran: Mengubah Limbah Jadi Berkah, Masyarakat Sejahtera. (Sumber Foto: Dok. Lappung.COM).

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung.COM – Simak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Hilirisasi Kemiri Pesawaran: Mengubah Limbah Jadi Berkah, Masyarakat Sejahtera.

     

    Hilirisasi Kemiri Pesawaran: Mengubah Limbah Jadi Berkah, Masyarakat Sejahtera
    Oleh: Mahendra Utama*

     

    Dari Bahan Mentah ke Produk Bernilai Tambah

    “Petani tidak lagi menjual bahan mentah, tapi produk bernilai tinggi,” tegas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Nilai ekonomi kemiri berlipat ganda melalui hilirisasi: satu kilogram kemiri mentah hanya Rp10–12 ribu, tetapi jika diolah menjadi minyak murni nilainya mencapai Rp120–150 ribu per liter.

    Di Pesawaran, Kemiri kupas, minyak kemiri, dan briket cangkang kemiri telah diproduksi. Minyak kemiri yang dulunya Rp20 ribu per botol kini diolah menjadi Natural Hair Growth Oil dengan harga Rp100 ribu.

    Cangkang kemiri yang semula limbah kini menjadi briket bernilai ekonomi tinggi, dibeli pembeli dari Wiyono Pesawaran dan Pringsewu dengan harga kompetitif.

    Kolaborasi Pentahelix: Kunci Keberhasilan

    KPH tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan KPH dipengaruhi oleh dukungan banyak pihak. Model kolaborasi pentahelix akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media—menjadi fondasi.

    Di lokasi, saya menyaksikan langsung prototype mesin pemecah cangkang kemiri karya ITERA yang telah diaplikasikan. Dukungan datang dari Pemprov Lampung, Kementerian Kehutanan, ITERA, Unila, Polinela, dan swasta.

    Gapoktanhut Pujo Makmur bahkan menjadi laboratorium pendidikan “Hutan Pendidikan Gunung Bunder” bagi universitas, peneliti, dan lembaga swasta.

    Tantangan dan Masa Depan

    Dirjen Perhutanan Sosial Kemenhut menegaskan, 10 komoditas perhutanan sosial siap dihilirisasi: kopi, kakao, kemiri, arang, kelapa, jambu mete, lada, pala, dan cengkeh. Namun tantangan nyata: permintaan pasar briket cangkang kemiri tinggi sementara produksi petani masih terbatas.

    Ke depan, peningkatan nilai tambah semua komoditas agroforestri asal Lampung khususnya KPH Pesawaran memerlukan dukungan positif Kementerian Kehutanan, Pemprov Lampung, perguruan tinggi, BUMN Agro dan Kehutanan, BUMN Himbara, Pemkab Pesawaran, dan kelompok masyarakat peduli hutan.

    Dengan kolaborasi yang solid, hilirisasi bukan sekadar wacana, tetapi kenyataan yang menyejahterakan rakyat dan menjaga hutan untuk generasi mendatang. (*)
    ——————————————————————
    * Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.

    Via: M. Satria
    Tags: #EkonomiHijau#MahendraUtama#PemerhatiPembangunanAgroforestriLampungHilirisasiKemiriKPHPesawaranOpiniMahePerhutananSosial
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Borong 4 Penghargaan IQSA 2026, Pertagas Buktikan Budaya K3 Berkelas Dunia

    Next Post

    Kepuasan Pelanggan Pertagas Melesat, CSI 2026 Tembus Rekor

    Related Posts

    Petani Lampung Menuju Sejahtera_2
    Saburai

    Pupuk Murah, Truk Bertambah, Petani Lampung Menuju Sejahtera

    26/10/2026
    Enklave Energi Baru Lampung
    Saburai

    Katibung: Growth Pole atau Enklave Energi Baru Lampung?

    24/10/2026
    Pakan Mandiri Lampung
    Saburai

    Pakan Mandiri Lampung: Efisiensi 50 Persen Menuju Klaster Industri

    22/10/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal

      7 Jenis Pamor Keris yang Paling Terkenal: Mengenal Keindahan dan Filosofi di Balik Bilah Pusaka Nusantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Lampung? Strategi Rantai Dingin ID Food dan Danantara

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pakan Mandiri Lampung: Efisiensi 50 Persen Menuju Klaster Industri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Katibung: Growth Pole atau Enklave Energi Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Dampak Ekonomi Pabrik Pakan Lampung: Jagung Petani Hingga Protein Nasional

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sinergi Danantara-Pemprov Lampung Bangun Pabrik Pakan demi Stabilitas Harga

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved