Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » APH » Sajian Seafood Novotel Bandarlampung Berujung RS: 30 Orang Tumbang, 4 Dirawat Inap

    Sajian Seafood Novotel Bandarlampung Berujung RS: 30 Orang Tumbang, 4 Dirawat Inap

    by Irzon Dwi Darma
    14/12/2024
    in APH
    Sajian Seafood Novotel Bandarlampung Berujung RS: 30 Orang Tumbang, 4 Dirawat Inap

    Ilustrasi keracunan makanan. Foto: Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Sajian seafood Novotel Bandarlampung berujung RS sebanyak 30 orang tumbang dan 4 dirawat inap.

    Acara makan malam di Hotel Novotel Bandarlampung berubah menjadi insiden keracunan massal.

    Baca juga : Keracunan Massal Siswa SD di Bandarlampung, Bakteri Bacillus Jadi Biang Keladi

    Sebanyak 30 pengunjung harus dilarikan ke rumah sakit setelah menikmati sajian nasi goreng seafood di hotel tersebut, Kamis, 12 Desember 2024 malam.

    4 di antaranya bahkan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Budi Medika.

    Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol M Hendrik Apriliyanto, membenarkan peristiwa tersebut.

    “Benar, kejadian ini terjadi Kamis malam. Sebanyak 30 orang mengalami keracunan makanan.

    “Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis,” ujarnya, dilansir Sabtu, 14 Desember 2024.

    Baca juga : 12 Siswa SD di Bandarlampung Keracunan Jajanan Sekolah, Dinkes Turun Tangan

    Diketahui, korban keracunan merupakan karyawan PT Bukit Asam Lahat, Sumatera Selatan, yang tengah menghadiri kegiatan perusahaan di Bandarlampung dan menginap di Hotel Novotel.

    “Sajian nasi goreng seafood diduga menjadi penyebab keracunan ini.

    “Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” tambah Hendrik.

    Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya menuturkan kepanikan yang terjadi saat insiden.

    “Banyak yang mengeluh pusing, mual, dan muntah. Puluhan orang langsung dibawa ke rumah sakit semalam,” ungkapnya.

    Dari 30 korban, 4 orang dinyatakan membutuhkan perawatan lanjutan dan harus menjalani rawat inap.

    Sementara lainnya diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pertolongan pertama.

    Baca juga : Suami di Rawajitu Timur Racuni Istri Hingga Tewas, Kesal Tak Direstui Nikahi Adik Ipar

    Polisi telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium sebagai bagian dari penyelidikan.

    Sajian Seafood Novotel Bandarlampung Berujung RS: 30 Orang Tumbang, 4 Dirawat Inap

    Hingga saat ini, pihak Hotel Novotel belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.

    Peristiwa keracunan massal ini memicu perhatian luas, mengingat standar kebersihan dan kualitas makanan di hotel berbintang seharusnya terjamin.

    Para tamu berharap ada kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak hotel atas insiden yang meresahkan ini.

    Kasus ini masih terus diselidiki oleh kepolisian untuk memastikan sumber keracunan dan mencegah insiden serupa terulang.

    Baca juga : Polisi Temukan 2 Zat Kimia Penyebab Keracunan Pisang Goreng

    Tags: BandarlampungKeracunan MakananKeracunan MassalKeracunan SeafoodLampungNovotel LampungPolresta BandarlampungPT Bukit Asam
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Merak-Bakauheni Siap Sambut Pemudik, Wamenhub: Jangan Ragu Naik Kapal Feri!

    Next Post

    Dari Aktivis Jalanan ke Pemerintahan, Alumni SMID-PRD Bersatu di Silatnas

    Related Posts

    APH

    Serahkan Sertifikat Tanah Mahkamah Agung Diserahkan

    11/05/2026
    APH

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat

    05/02/2026
    APH

    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD

    26/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Ambisi Hilirisasi Energi di Kawasan Industri Katibung Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sore yang Berbeda di ‘Rumah Ketiga’ Warga Bandarlampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya BKN

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kota Metro Naik Kelas, Pusat Kuliner Baru Lampung?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Kain Tapis Lampung: Warisan Budaya Nusantara yang Bernilai Seni Tinggi dan Mendunia

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version