Lappung – Segera berlaku! Tarif tol Terbanggi Besar-Kayu Agung naik.
Para pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), harus bersiap-siap.
Baca juga : Kampanye SETUJU Berhasil Turunkan Kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera
PT Hutama Karya (Persero) segera melakukan penyesuaian tarif di ruas tol sepanjang 189 kilometer ini.
Kebijakan penyesuaian tarif tersebut akan diterapkan menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 2420 tahun 2024 tentang Penyesuaian Tarif Tol Terpeka.
Penyesuaian tarif ini, menurut Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, adalah bagian dari upaya menjaga keberlanjutan investasi infrastruktur tol.
Selain itu, langkah ini penting untuk memastikan kualitas layanan bagi pengguna jalan tetap optimal.
“Penyesuaian tarif ini dilakukan merujuk pada Pasal 48 ayat (3) dan (4) UU No. 2/2022 tentang Jalan, yang menyebutkan bahwa tarif tol disesuaikan setiap dua tahun sekali.
“Hal itu berdasarkan inflasi dan evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ujar Adjib dalam keterangannya, Selasa, 23 September 2024.
Pertama dalam 5 Tahun
Tol Terpeka yang sudah beroperasi selama 5 tahun belum pernah mengalami penyesuaian tarif.
Baca juga : Proyek Tol Lampung ke Aceh Butuh Rp425 Triliun
Meskipun demikian, Hutama Karya terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas bagi pengguna tol.
“Selama 5 tahun, kami terus melakukan peningkatan fasilitas sesuai dengan SPM.
“Penyesuaian tarif ini adalah langkah untuk mendukung keberlanjutan operasional serta menjaga standar pelayanan,” tambah Adjib.
Segera Berlaku! Tarif Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Naik
Hutama Karya memastikan penyesuaian tarif ini akan disosialisasikan secara intensif kepada pengguna jalan agar masyarakat memahami alasan dan mekanisme di balik kebijakan ini.
Manfaat Tol Terpeka
Tol Terpeka sendiri telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi para pengguna dan perekonomian lokal.
Jalan tol ini mempersingkat waktu perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Kayu Agung, dari yang sebelumnya mencapai 8-10 jam menjadi hanya 4-5 jam.
Selain menghubungkan Pelabuhan Bakauheni dengan Kota Palembang, tol ini juga turut mengembangkan sektor pariwisata di wilayah sekitarnya.
Selain itu, Hutama Karya juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui rest area di sepanjang Tol Terpeka.
“Sebanyak 70 persen lahan tenant di rest area kami prioritaskan untuk UMKM lokal dengan tarif sewa yang lebih rendah dari harga komersial,” ungkap Adjib.
Hal ini diharapkan bisa memperkuat ekonomi lokal serta memperkaya pengalaman pengguna tol dengan berbagai pilihan kuliner khas.
Rest Area
