Lappung – Begini tips Budiman Sudjatmiko demi Prabowo-Gibran.
Mantan politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko, memberikan tips kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Baca juga : Gerindra Lampung Ingin Prabowo-Gibran
Tips itu dalam upaya menggandeng Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).
Menurut Budiman, langkah pertama yang harus diambil oleh Prabowo adalah berbicara dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Budiman Sudjatmiko menekankan bahwa Prabowo sebaiknya berkomunikasi langsung dengan Megawati, bukan dengan Presiden Joko Widodo, yang merupakan ayah dari Gibran.
Alasannya, Budiman berpendapat bahwa hal itu lebih tepat mengingat Gibran saat ini masih merupakan kader PDIP.
Dalam pandangan Budiman Sudjatmiko, pendekatan yang paling efektif adalah jika Prabowo Subianto langsung berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP.
Menurutnya, Megawati adalah figur kunci dalam hal ini, karena Gibran Rakabuming Raka adalah anggota PDIP, sebuah partai yang saat ini berada di pemerintahan.
Baca juga : Gugatan Terkabul, Gibran Cawapres Prabowo
“Justru yang paling dekat adalah Pak Prabowo bertanya kepada ketum-nya Mas Gibran, yaitu PDIP, yaitu Megawati Soekarnoputri,” kata Budiman Sudjatmiko.
Ia menilai bahwa Presiden Joko Widodo, atau akrab disapa Pak Jokowi, tidak dalam kapasitas yang layak untuk diajak berbicara dalam konteks ini.
Tips Budiman Sudjatmiko Demi Prabowo-Gibran
Budiman Sudjatmiko juga mengungkapkan bahwa dia telah berdiskusi dengan Prabowo tentang masalah ini jauh sebelum putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Prabowo Subianto, pada saat itu, mengungkapkan bahwa meskipun hak prerogatif dirinya untuk memilih calon wakil presiden, dia akan berkonsultasi dengan partai-partai politik terlebih dahulu.
Saat Budiman menanyakan bagaimana peran Pak Jokowi dalam hal ini, Budiman menjelaskan bahwa Jokowi bisa menjadi seorang mentor.
“Mentor hanya memberikan masukan, bukan menentukan keputusan. Keputusan akhir akan ada di tangan Prabowo Subianto sendiri,” ungkapnya.
Baca juga : Gerindra Waykanan: Gibran Layak Dampingi Prabowo
Menyikapi peran cawapres dalam pemilihan presiden 2024, Budiman Sudjatmiko juga mengungkapkan pandangannya.
Menurutnya, Prabowo Subianto, yang kini berusia 72 tahun, seharusnya didampingi oleh seorang sosok muda saat maju dalam Pilpres 2024.
Budiman meyakini bahwa kehadiran sosok muda sebagai cawapres dapat membawa semangat baru dan perspektif generasi muda ke dalam dunia politik.
Namun, Budiman Sudjatmiko juga menegaskan bahwa penetapan cawapres adalah hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
Prabowo memiliki kewenangan mutlak untuk memilih siapa yang akan mendampinginya dalam kompetisi pemilihan presiden mendatang.
“Hal ini adalah aspek yang esensial dalam sistem politik demokratis.
“Di mana kandidat presiden memiliki hak untuk memilih pasangannya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan strategis dan kebijakan,” tandasnya.
Pertanyaan mengenai apakah Prabowo dan Gerindra akan berhasil menggandeng Gibran sebagai calon wakil presiden masih menjadi tanda tanya besar di dunia politik Tanah Air.
Namun, dengan saran dari tokoh seperti Budiman Sudjatmiko, Prabowo Subianto dapat membangun jembatan komunikasi yang kuat dengan PDIP dalam perjalanan menuju pemilihan presiden yang semakin dekat.
Dengan demikian, pertimbangan mengenai siapa yang akan menjadi cawapres Prabowo di Pilpres 2024 masih menjadi salah satu isu yang akan terus diperbincangkan dalam beberapa waktu ke depan.
Keputusan Prabowo dalam hal ini akan memiliki dampak besar terhadap dinamika politik dan pilihan pemilih dalam pemilu yang akan datang.
Baca juga : Kandidat Cawapres Prabowo. 3 Jawa 1 Luar Jawa
