Lappung – Tragedi tawuran pelajar, 1 pelajar asal SMK BLK Bandarlampung tewas.
Sebuah tragedi mengerikan terjadi di depan SMAN 5 Bandarlampung, Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, pada Senin, 30 Oktober 2023 sore.
Baca juga : Cari Lawan Tawuran, 9 Anggota Geng Motor Diringkus Polda Lampung
Akibatnya, seorang pelajar tewas dalam tawuran. Korban yang masih di bawah umur berasal dari Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim.
Kanit Reskrim Polsek Sukarame, Ipda Muazam, membenarkan peristiwa tragis ini.
“Iya benar peristiwa itu ada, kejadiannya sekitar pukul 18.45 WIB. Korbannya meninggal dunia, saat ini kasusnya masih dalam lidik,” ujarnya, Selasa, 31 Oktober 2023.
Dari kartu pelajar yang ditemukan di lokasi kejadian, korban diduga adalah pelajar SMK BLK (Bina Latih Karya) Bandarlampung dengan nama Gilang Ihsan Zikri.
Muazam juga mengungkapkan bahwa korban tewas akibat sabetan senjata tajam.
“Korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan lengan, saat ini korban berada di Rumah Sakit Imanuel,” jelas dia.
Baca juga : Tim Patroli Polresta Bandarlampung Amankan 3 Remaja, Kedapatan Bawa Sajam Hendak Tawuran
Selain itu, di lokasi kejadian, pihak berwenang menemukan beberapa ikat pinggang dan topi sekolah yang tertinggal.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi terkait peristiwa ini.
“Mohon bersabar, ini masih dalam lidik, info selanjutnya nanti disampaikan,” singkat dia.
Kejadian ini pun telah mengguncang warga sekitar dan menjadi sorotan utama di daerah tersebut.
1 Pelajar SMK BLK Bandarlampung Tewas
Dari informasi yang dihimpun, tawuran ini ternyata melibatkan beberapa sekolah.
Baca juga : Bawa Celurit Hendak Tawuran, 7 Remaja di Bandarlampung Diamankan Polisi
Antara lain SMK Negeri 2 Bandarlampung, SMK 2 Mei Bandarlampung, serta SMK BLK Bandarlampung.
Kejadian ini menggambarkan tingginya ketegangan antara kelompok pelajar dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Dalam menghadapi situasi ini, pihak kepolisian memberikan himbauan kepada seluruh pihak terkait, terutama para pelajar dan sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Mereka juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat, terutama kepada pelajar, untuk menjaga keamanan dan ketertiban dengan sungguh-sungguh.
Bahwa tindakan kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah dan hanya akan berujung pada bahaya dan konsekuensi serius.
Dan, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang akibat-akibat negatif tawuran dan kekerasan.
Salah satunya peran orang tua dan guru dalam mendidik anak-anak mereka tentang pentingnya perilaku yang aman dan bertanggung jawab.
Baca juga : Belasan Pelajar SMP Terlibat Tawuran di Kebun Karet Pesawaran
