Lappung – 4 kali lelang jabatan Kadis ESDM Lampung, kinerja dan profesionalisme BKD patut dipertanyakan soal penilaian mereka terhadap para kandidat.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung menuai kontroversi setelah mengadakan lelang jabatan untuk Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebanyak 4 kali.
Baca juga : Gembok: Anggaran Besar Tak Jamin Jalan Mulus
Pasalnya, jabatan Kadis ESDM Lampung telah menjadi sorotan sejak bulan Juli tahun 2020 silam.
Sebagai jabatan yang strategis, posisi ini mengawasi sektor energi dan sumber daya mineral.
Dan penting untuk pertumbuhan ekonomi serta pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Namun, proses lelang jabatan ini tidak berjalan dengan mulus.
Pertama kali diadakan pada bulan Juli 2020 lalu, lelang ini diharapkan akan menarik calon-calon yang berkualitas dan berkompeten.
Namun, setelah seleksi berlangsung, hasilnya tidak memuaskan dan tidak ada kandidat yang memenuhi syarat yang ditetapkan.
BKD Lampung kemudian memutuskan untuk mengulang proses lelang jabatan tersebut 3 kali lagi dalam rentang waktu 4 tahun.
Alasan-alasan seperti ketidaksesuaian kualifikasi, kekurangan peserta.
Dan, perbedaan visi dan misi antara kandidat dengan kebijakan pemerintah daerah disebut-sebut sebagai penyebab kegagalan lelang tersebut.
Keputusan untuk mengadakan lelang jabatan sebanyak 4 kali ini pun mengundang pertanyaan serius mengenai profesionalisme BKD Provinsi Lampung.
Masyarakat jadi mempertanyakan apakah BKD telah melaksanakan seleksi dengan transparan, adil, dan berdasarkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan jabatan.
Baca juga : Lampung Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Kedelai
Salah satunya Ketua LSM Gembok (Gerakan Mahasiswa Bongkar Korupsi) Lampung, Andre Setiawan.
Andre menyebut, bahwa kegagalan lelang tersebut mencerminkan kelemahan dalam sistem seleksi pegawai negeri sipil (PNS) di Lampung.
Ia berpendapat, bahwa BKD seharusnya lebih memperhatikan penilaian awal terhadap kualifikasi para kandidat.
Sehingga, dapat menghindari pengulangan lelang yang membuang-buang waktu, tenaga, dan sumber daya.
“Saat ini, Pemprov Lampung telah dikecam oleh publik karena tidak mampu menyelesaikan lelang jabatan dengan efisien dan efektif,” ujar Andre, Rabu, 7 Juni 2023.
“Kita semua mengharapkan langkah tegas untuk memperbaiki sistem seleksi dan memastikan bahwa profesionalisme BKD terjaga dengan baik,” ujarnya lagi.
Selain itu, ketidakstabilan dan ketidakkonsistenan dalam proses lelang jabatan Kadis ESDM Lampung membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait
“Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembenahan dalam proses seleksi pegawai negeri sipil yang lebih transparan dan objektif,” jelasnya.
“Kalau perlu KPK, BPK hingga KASN turun tangan menangani masalah ini. Jangan hanya jadi penonton,” tegas dia lagi.
Menurutnya, hanya dengan langkah tegas dan bertanggung jawab, pemerintah daerah dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan publik.
Baca juga : Reihana Bubarkan Grup WhatsApp Buntut Pemanggilan KPK
Sekadar informasi, sejak Juli 2020, Dinas ESDM mengalami kekosongan jabatan, hingga menunjuk pelaksana tugas atau Plt sampai tahun 2023.
4 kali lelang jabatan Kadis ESDM Lampung, profesionalisme BKD dipertanyakan
Selama itulah, BKD telah 4 kali melakukan lelang jabatan, namun tetap tidak menunjuk pejabat definitif.
Awalnya, tahun 2020 ada pemenang tapi tidak dilantik, tahun 2021 juga ada pemenang namun tidak dilantik, dan pada tahun 2021 akhir, seleksi kurang pelamar.
Kemudian, tahun 2022, di Dinas ESDM masuk tahap wawancara dengan 3 orang kandidat, yakni Samsurijal, Jefry, dan Zulkarnain.
Tapi, pada akhir pengumuman OPD di ESDM juga tidak dilantik, dengan alasan Zulkarnain tidak lolos passing grade pansel untuk paparan dan wawancara.
Dan, pada tahun 2023 ini, ada 2 nama memperoleh nilai tertinggi, namun 1 nama hanya mendapat nilai terendah hingga dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Yang pada akhirnya, hal tersebut menjadi penghalang pelantikan pejabat.
Sebab dalam syarat pengajuan calon, harus ada minimal 3 nama yang diusulkan dari peringkat 1 sampai 3.
Sementara di daftar nama calon Kadis ESDM Lampung hanya ada peringkat 1 dan 2.
Baca juga : Jalan Lampung Rusak Dinilai Wajar





Lappung Media Network