Lappung – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Holding mencatatkan kinerja keuangan luar biasa sepanjang Semester I tahun 2025.
Perusahaan pelat merah ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp26,24 triliun, atau setara dengan 119,7 persen dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga : PTPN I Pasca Transformasi: Jejak Keberhasilan dan Tantangan Ke Depan
Pencapaian paling signifikan terlihat pada pos laba bersih yang meroket hingga Rp2,39 triliun.
Angka ini menunjukkan lonjakan spektakuler sebesar 531 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024.
Menurut Mahendra Utama, Komisaris PT Mitratani Dua Tujuh, kinerja solid ini menjadi bukti keberhasilan strategi korporasi dan sinergi yang dijalankan perusahaan.
“Lonjakan kinerja ini adalah hasil dari optimisasi aset, efisiensi, dan kedisiplinan manajerial yang diterapkan di seluruh lini bisnis,” ujar Mahendra Utama dalam keterangannya, Rabu, 20 Agustus 2025.
Kinerja gemilang itu, lanjutnya, tidak lepas dari fondasi transformatif yang diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya, Muhammad Abdul Ghani, yang kemudian dilanjutkan secara strategis dan inovatif oleh Direktur Utama saat ini, Denaldy Mulino Mauna.
Baca juga : PTPN di Era Danantara
Selama periode transisi di bawah Ghani, EBITDA (Pendapatan sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) tercatat mencapai Rp6,57 triliun, atau tumbuh 154 persen secara tahunan (year-on-year).
Kinerja Operasional Moncer
Mahendra menjelaskan bahwa kenaikan pendapatan dan laba PTPN Holding juga didukung oleh peningkatan signifikan pada capaian operasional.
Produksi komoditas utama menunjukkan tren positif, di antaranya:
- Crude Palm Oil (CPO): Produksi mencapai 1,23 juta ton, naik 104,46% dari periode sebelumnya.
- Karet: Produksi tercatat sebesar 64,25 ribu ton.
- Gula: Produksi mencapai 193,28 ribu ton.
- Teh: Produksi tercatat sebanyak 22,32 ribu ton.
Peningkatan output produksi tersebut mencerminkan keberhasilan penerapan praktik agrikultur terbaik di lapangan.
Rentetan Penghargaan
Kinerja cemerlang di tahun 2025 ini juga dibangun di atas fondasi yang kokoh dari pencapaian tahun sebelumnya.
Baca juga : Jejak 1 Tahun Hygreen, Produk Anak PTPN Group di Pasar Nasional
Mahendra menyoroti sejumlah penghargaan bergengsi yang diraih PTPN Group sepanjang 2024 sebagai pengakuan atas keberhasilan transformasi bisnisnya.
Penghargaan tersebut antara lain Best CEO in Palm Oil Industry 2024, Indonesia Best Digital Innovation Award 2024 berkat implementasi AI dan IoT, serta peringkat ke-5 BUMN dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 dengan predikat “Informatif”.
Menghadapi tantangan global seperti fluktuasi harga komoditas dan tuntutan ESG (Environmental, Social, and Governance), Mahendra Utama menyatakan optimismenya terhadap masa depan PTPN.
Menurutnya, landasan yang telah dibangun akan menjadi modal utama perusahaan untuk terus bertumbuh.
“Konsistensi dalam inovasi, kepercayaan para pemangku kepentingan, dan manajemen risiko yang adaptif akan menjadi pendorong utama agar PTPN terus maju sebagai penopang agribisnis nasional dan pemain global yang berdaya saing,” pungkasnya.
Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN





Lappung Media Network