Lappung – Getaran gempa bumi mengejutkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Utara dan sekitarnya pada Kamis, 28 Agustus 2025 pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,7 dan terjadi tepat pada pukul 09.15 WIB.
Baca juga : Korupsi Proyek Rp2,3 Miliar, Direktur RSD Ryacudu Lampung Utara Ditahan
Pusat gempa berada di laut, namun BMKG memastikan lindu ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Hingga beberapa saat pasca kejadian, tidak dilaporkan adanya aktivitas gempa susulan.
Meskipun berpusat di laut, guncangan gempa dirasakan cukup signifikan di darat.
Menurut data BMKG, getaran dirasakan dengan skala intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity) di sejumlah wilayah, meliputi Kota Panaragan, Sungkai Barat, Sungkai Tengah, Sungkai Utara, dan Kotabumi di Lampung Utara, hingga menjalar ke Kota Pringsewu.
Skala III MMI dideskripsikan sebagai getaran yang terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada sebuah truk besar yang sedang melintas di dekatnya.
Baca juga : Produksi Lampung Utara Melimpah, Penjualan Gabah ke Luar Daerah Dibatasi
Selain itu, wilayah Kota Agung juga merasakan guncangan dengan skala intensitas yang lebih rendah, yakni II-III MMI.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Daryono menjelaskan bahwa gempa ini tergolong dalam kategori gempa kedalaman menengah.
Pusatnya terdeteksi pada kedalaman 184 kilometer di bawah permukaan laut.
“Gempa ini dipicu oleh adanya deformasi atau perubahan bentuk pada batuan di dalam lempeng tektonik,” jelas Daryono.
“Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki pergerakan geser naik atau oblique thrust,” tambahnya.
Baca juga : Tembus Seperempat Miliar, Harga Sewa Toko di Pasar Dekon Lampung Utara Diprotes
BMKG juga telah memantau situasi pasca-gempa dan hingga pukul 09.23 WIB, tidak tercatat adanya gempa susulan yang terjadi.
Menyikapi kejadian ini, Daryono mengimbau masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan untuk tetap tenang dan tidak panik.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Masyarakat diharap untuk selalu mencari informasi resmi hanya dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi,” tutupnya.
Baca juga : Eks Kades di Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Lapangan Bola





Lappung Media Network