Kotabumi – Sampel Sputum 30 warga binaan Rutan Kotabumi diuji oleh para medis pada 14 Juni 2023 lalu.
Sampel Sputum 30 warga binaan Rutan Kotabumi yang diuji itu merupakan bentuk deteksi dini dari penyakit Tuberkulosis di Rutan Kelas IIB Kotabumi.
Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi Mukhilisin Fardi mengatakan, pengambilan sampel Sputum dilakukan berdasarkan kerja sama Rutan dengan tim kesehatan Puskesmas Wonogiri yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Pemkab Lampung Utara.
Secara teknis, kegiatan itu melibatkan tim kesehatan yang dipimpin dr Endang dari Puskesmas Wonogiri dan Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kotabumi M Rizcho Sakanandy berikut stafnya.
”Kegiatan ini berjalan untuk mencegah penyebaran penyakit menular Tuberkulosis di lingkup Rutan Kelas IIB Kotabumi,” jelas Mukhlisin Fardi pada 17 Juni 2023.
Baca juga: Rutan Kotabumi Bagikan 50 Buah Matras ke Warga Binaannya
Sampel Sputum yang sudah diambil, sambungnya, selanjutnya sedang diuji oleh Puskesmas Wonogiri.
Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kotabumi M Rizcho Sakanandy menyebut pelaksanaan pengambilan sampel Sputum terlebih dulu dijelaskan tim kesehatan Puskesmas Wonogiri kepada para tahanan.
”Tim kesehatan di awal, memberikan paparan tentang apa yang menjadi alasan pengambilan Sputum sampai dengan cara pengambilan Sputum yang baik dan benar,” jelas M Rizcho Sakanandy.
Kegiatan ini menurutnya merupakan kegiatan berkala yang rutin dijalankan dan bertujuan untuk memastikan hak para warga binaan mendapat pelayanan kesehatan tetap terjaga di Rutan Kelas IIB Kotabumi.
”Kegiatan ini adalah upaya deteksi dini pencegahan penyakit menular di Rutan Kotabumi yang dilakukan berkala. Misalnya seperti penyakit Tuberkulosis.
Baca juga: Polda Lampung Tersangkakan 3 Orang Komplotan Geng Motor Bersenjata Tajam
Ini merupakan kewajiban kami supaya senantiasa memastikan kesehatan warga binaan dengan menjalankan kerja sama dengan tim kesehatan Puskesmas Wonogiri,” terangnya lagi.





Lappung Media Network