Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » APH » Gegara Kelakuan Anak. Edward Tannur Dinonaktifkan PKB dari DPR RI

    Gegara Kelakuan Anak. Edward Tannur Dinonaktifkan PKB dari DPR RI

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    09/10/2023
    in APH
    Gegara Kelakuan Anak. Edward Tannur Dinonaktifkan PKB dari DPR RI

    Gregorius Ronald, putra anggota DPR RI Fraksi PKB, Edward Tannur yang terlibat kasus penganiayaan hingga korbannya meninggal dunia. Foto : Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Edward Tannur dinonaktifkan PKB dari semua tugasnya di DPR RI. 

    Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) secara resmi mengumumkan penonaktifan anggota Komisi IV DPR RI, Edward Tannur.

    Baca juga : Kasus Penganiayaan di Damkarmat Lampung Selatan. Sepri Masdian: Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    Hal itu menjadi sebuah langkah tegas yang diambil sebagai respons atas kasus penganiayaan yang melibatkan putranya, Gregorius Ronald. 

    Gregorius Ronald sendiri, terlibat penganiayaan terhadap Dini Sera Afriyanti di Surabaya, yang tragisnya berakhir dengan kematian. 

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menjelaskan alasan di balik langkah tersebut. 

    “PKB telah memutuskan untuk menonaktifkan anggota DPR RI Edward Tannur dari Komisi IV. 

    “Keputusan ini diambil untuk memungkinkan Edward Tannur fokus sepenuhnya pada penyelesaian masalah penganiayaan yang diperbuat oleh anaknya, Gregorius Ronald,” ungkap Hasanuddin, Senin, 9 Oktober 2023.

    Kasus penganiayaan yang terjadi di tempat hiburan Blackhole KTV, Lenmarc Mall, Surabaya itu, telah mencuat menjadi sorotan nasional.

    Baca juga : IDI Lampung Bakal Gelar Aksi Simpatik, Buntut Penganiayaan Dokter di Puskesmas Fajar Bulan

    Ketika Dini Sera Afriyanti, pacar Gregorius Ronald, tewas akibat kekerasan pada Rabu, 4 Oktober 2023 malam. 

    Kejadian ini pun memicu reaksi keras dari masyarakat dan membuat PKB merasa perlu bertindak tegas dalam menjaga citra partai.

    Hasanuddin Wahid menekankan bahwa PKB sebagai partai yang berkomitmen pada nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan sosial tidak akan mentolerir tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. 

    “Kami ingin menegaskan bahwa PKB berdiri teguh dalam prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan sosial. 

    “Tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus dihukum sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

    Dengan penonaktifan Edward Tannur dari Komisi IV DPR RI, PKB berharap bahwa dia akan dapat memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan kasus penganiayaan yang melibatkan putranya. 

    Baca juga : Halau Kelompok Pemuda, Achmad Rico Julian Ngaku Difitnah

    “Kami (PKB) juga menyatakan komitmennya untuk mendukung proses penyelidikan yang berlangsung,” ungkapnya. 

    Edward Tannur Dinonaktifkan PKB dari DPR RI

    Keputusan PKB ini juga menggarisbawahi pentingnya partai politik dalam menjaga etika dan moral anggotanya.

    Terutama para wakil rakyat yang dipercayakan untuk mengemban tugas-tugas legislatif. 

    Penegakan aturan dan etika yang ketat merupakan langkah positif untuk menjaga integritas dan citra partai politik di mata masyarakat.

    Meskipun ini adalah langkah yang sulit, PKB percaya bahwa tindakan ini adalah langkah yang tepat.

    Dan diperlukan dalam menjaga integritas dan moral partai serta mengedepankan keadilan dalam kasus penganiayaan yang mengguncang masyarakat. 

    Langkah-langkah lebih lanjut dalam kasus ini akan diumumkan sesuai dengan perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung.

    Sekadar informasi, Gregorius Ronald kini telah berstatus tersangka dan ditahan oleh Polrestabes Surabaya.

    Baca juga : Mobil Serempetan Dekat Jembatan Way Seputih, Berujung Penganiayaan

    Tags: Anggota DPR RIEdward TannurFraksi PKBGregorius RonaldHasanuddin WahidKasus Penganiayaan di LampungKomisi IV DPR RIPKBSekjen PKB
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Tak Gentar! Pasangan AMIN Ditarget Kuasai Jatim

    Next Post

    2-4 Ribu Langkah Sehari Bisa Panjang Umur

    Related Posts

    Kantah Banyuasin Serahkan Sertifikat Tanah Mahkamah Agung_
    APH

    Serahkan Sertifikat Tanah Mahkamah Agung Diserahkan

    11/05/2026
    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat
    APH

    Bantah Korupsi, Kuasa Hukum PT LEB Sebut Dakwaan Salah Alamat

    05/02/2026
    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD
    APH

    Eks Karyawan Meninggal Belum Digaji, LBH Bandarlampung Tagih Tanggung Jawab Gubernur soal BUMD

    26/01/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta

      Inilah 6 Perbedaan BPJS dan Asuransi Swasta yang Wajib Anda Tahu!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Cara Menghilangkan Bau Mulut Permanen: Solusi Tepat dan Tepercaya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengenal Keris sebagai Warisan Budaya Nusantara: Nilai Sejarah, Seni dan Filosofi yang Sarat Makna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved