Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Wuih! Konsumsi Masyarakat Lampung Bikin Ekonomi Naik Daun

    Wuih! Konsumsi Masyarakat Lampung Bikin Ekonomi Naik Daun

    by Irzon Dwi Darma
    08/11/2024
    in Ekonomi
    Wuih! Konsumsi Masyarakat Lampung Bikin Ekonomi Naik Daun

    Konsumsi rumah tangga tumbuh hingga 4,95 persen (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya yang tercatat 4,69 persen. Foto: Dokumentasi Istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Konsumsi masyarakat Lampung bikin ekonomi naik daun.

    Perekonomian Provinsi Lampung terus menunjukkan kinerja yang mengesankan.

    Dari data yang dilansir Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Jumat, 8 November 2024, pada triwulan III tahun 2024, ekonomi daerah ini tercatat tumbuh sebesar 4,81 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

    Baca juga : Pemberdayaan Ekonomi Melalui Mangrove: Lampung Siap Maju Menuju Ekowisata Berkelanjutan

    Meski hanya mengalami peningkatan tipis dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,80 persen, hasil ini menegaskan bahwa ekonomi Lampung tetap stabil di tengah berbagai tantangan.

    Salah satu faktor utama yang mendorong stabilitas pertumbuhan ini adalah konsumsi masyarakat yang tetap kuat.

    Konsumsi rumah tangga tumbuh hingga 4,95 persen (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya yang tercatat 4,69 persen.

    Pertumbuhan ini disokong oleh daya beli masyarakat yang terjaga baik, sehingga konsumsi tetap menjadi penopang utama ekonomi di Lampung.

    Belanja Pemerintah, Ekspor Global, dan Industri Pengolahan Menguat

    Tak hanya konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Lampung.

    Kinerja konsumsi pemerintah tumbuh 2,81 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 2,39 persen.

    Peningkatan ini dipicu oleh penyaluran bantuan sosial serta belanja pemerintah dalam persiapan Pilkada 2024.

    Baca juga : Bakauheni Harbour City: Katalisator Baru Ekonomi Lampung

    Dari sisi ekspor, Lampung menunjukkan daya saing di pasar global.

    Ekspor luar negeri non migas Provinsi Lampung tercatat tumbuh signifikan hingga 25,52 persen (yoy), naik dari 10,67 persen pada triwulan sebelumnya.

    Komoditas andalan seperti kopi robusta dan batubara menjadi primadona ekspor yang terus diminati di pasar internasional.

    Meningkatnya permintaan global ini turut menguatkan perekonomian di daerah.

    Di sisi lain, sektor industri pengolahan juga mengalami lonjakan tajam.

    Kinerja lapangan usaha industri pengolahan tumbuh 10,54 persen (yoy), meningkat dari 4,79 persen pada triwulan sebelumnya.

    Industri makanan dan minuman, terutama produk pakan ternak dan buah olahan, menjadi motor penggerak utama, didukung tingginya permintaan domestik dan ekspor.

    Investasi dan Ekspor Antar Daerah Melambat

    Meski tumbuh positif, Lampung masih menghadapi tantangan dari sisi investasi dan ekspor antar daerah.

    Baca juga : Lampung Incar Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi di 2025

    Pertumbuhan investasi tercatat melambat, dari 3,30 persen pada triwulan sebelumnya menjadi 1,30 persen (yoy) di triwulan III.

    Perlambatan ini disebabkan oleh penurunan kinerja sektor konstruksi, yang turut berdampak pada investasi bangunan.

    Di sisi lain, kinerja net ekspor antar daerah justru mengalami kontraksi hingga 42,41 persen (yoy), menjadi tantangan yang harus diwaspadai.

    Penurunan ekspor antar daerah ini disebabkan oleh berkurangnya permintaan dari wilayah lain di Indonesia, meski ekspor internasional tetap menguat.

    Konsumsi Masyarakat Lampung Bikin Ekonomi Naik Daun

    Bank Indonesia memandang prospek ekonomi Lampung masih cerah ke depan.

    Dan menilai pentingnya peningkatan produktivitas di sektor pertanian dan hilirisasi produk unggulan.

    Hilirisasi, menurut BI, mampu memberikan nilai tambah bagi produk pangan Lampung, sehingga ekonomi daerah dapat terus bertumbuh lebih tinggi.

    Lampung juga diarahkan untuk memperkuat net ekspor melalui diversifikasi produk setengah jadi dan jadi, serta mendorong usaha kecil menengah (UKM) untuk mengekspos produknya ke pasar ekspor.

    Hal ini diharapkan dapat membantu Lampung menghadapi berbagai risiko eksternal yang mungkin muncul.

    Optimisme ini pun menjadi harapan agar Provinsi Lampung dapat semakin berkembang, berdaya saing, dan mencapai kesejahteraan ekonomi yang lebih baik di masa mendatang.

    Baca juga : Konsumsi dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Lampung

    Tags: Bank IndonesiaBI LampungEkonomi LampungKonsumsi MasyarakatLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Pemuda Tani Lampung: Kebijakan Prabowo Dorong UMKM Jadi Pilar Ekonomi

    Next Post

    Resmi Dilantik, DPD dan DPC PJS Sulut Siap Wujudkan Jurnalisme Berintegritas

    Related Posts

    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Lampung, Lumbung Bibit Unggul Perkebunan Nasional yang Dinanti

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menunda Gaji Buruh: Dosa Sosial Islam dan Peringatan Keras Rasulullah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menjelajah Kuliner Metro: Rujak Petir dan Campanella yang Menggoda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gerbang Sumatera Berbayar Mahal: Mengapa Biaya Logistik Lampung Tak Pernah Kompetitif

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menghubungkan Tokoh Bangsa dan Daerah dalam Peta Bandar Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sinyal Politik Modern PKB melalui Kaos Prabowonomics

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    Exit mobile version