Lappung – Pemilu 2024 di Provinsi Lampung diupaya berjalan inklusif.
Dalam persiapan menyambut penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, KPU Provinsi Lampung terus berupaya menjadikan proses pemilu lebih inklusif.
Baca juga : Bawaslu Buka Sayembara Desain Maskot Pemilu 2024. Total Hadiah Rp45 Juta
Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara.
Tak lain untuk berpartisipasi dalam pemilihan politik tanpa memandang jenis kelamin, usia, disabilitas, etnis, agama, atau latar belakang sosial ekonomi mereka.
Antoniyus Cahyalana, Komisioner KPU Provinsi Lampung Bidang Sosdiklih Humas dan Parmas, menjelaskan pentingnya perlindungan hak-hak politik semua warga negara.
“Agar Pemilu 2024 bisa memastikan perlindungan hak-hak politik semua warga negara, sepanjang memenuhi persyaratan,” jelas dia, Rabu, 1 November 2023.
Berikut adalah beberapa langkah yang akan dijalankan oleh KPU untuk Pemilu 2024 di Lampung diupaya inklusif:
Meningkatkan Aksesibilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Alat Pemungutan Suara bagi Penyandang Disabilitas
KPU akan fokus pada meningkatkan aksesibilitas TPS dan alat pemungutan suara bagi penyandang disabilitas.
Baca juga : Tidak Ada Tawar Menawar! Prajurit TNI Netral di Pemilu 2024
“Kami akan melakukan pendataan pemilih penyandang disabilitas dan jenisnya di setiap TPS untuk mempermudah memberikan pelayanan yang sesuai,” ujarnya.
Pendidikan Pemilih dan Sosialisasi Pemilu yang Sesuai
KPU, kata dia, akan bekerjasama dengan organisasi yang menaungi kelompok disabilitas sebagai mitra atau volunteer yang membantu dalam melakukan pendidikan pemilih.
“Pendekatan ini memastikan bahwa pemilih disabilitas memperoleh informasi dan pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing kelompok,” kata Antoniyus.
Mendorong Keterwakilan Perempuan dan Minoritas
Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Lampung pada Pemilu 2024, terdapat 6.539.128 pemilih, di mana pemilih perempuan mencapai 3.212.794 jiwa dan laki-laki 3.326.334 jiwa.
Baca juga : Sengketa Pemilu di Lampung Dijamin Tuntas
“KPU Lampung mendorong partai politik dan lembaga lainnya untuk memberi kesempatan agar perempuan dan minoritas bisa tampil di ranah publik dengan memberikan akses dan kemudahan,” jelasnya.
Perlindungan dari Intimidasi, Kekerasan, dan Manipulasi
KPU menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan TNI/Polri untuk memastikan pelaksanaan Pemilu berlangsung dengan aman, damai, dan lancar.
Selain itu, penguatan kapasitas badan ad-hoc seperti PPK, PPS, dan KPPS juga dilakukan secara berkelanjutan untuk menghindari gangguan.
Pengawasan dan Evaluasi Independen dan Transparan
KPU mengundang peran masyarakat sipil untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan Pemilu secara independen dan transparan.
“Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin mudah bagi KPU untuk mewujudkan Pemilu yang terbuka, jujur, dan berkeadilan,” kata dia lagi.
Dengan upaya ini, KPU Lampung berkomitmen untuk menjalankan Pemilu 2024 yang lebih inklusif, menjaga hak-hak politik warga negara, dan menjadikan proses pemilihan politik lebih demokratis.
“Hal ini merupakan langkah positif dalam memperkuat demokrasi dan partisipasi masyarakat di Provinsi Lampung,” tandasnya.
Baca juga : Topan dan Yusdiyanto Calon DKPP Daerah
