Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Pertarungan Ekonomi 3 Raja Lumbung Pangan Lampung: Siapa Paling Unggul dalam PDRB Per Kapita 2024?

    Pertarungan Ekonomi 3 Raja Lumbung Pangan Lampung: Siapa Paling Unggul dalam PDRB Per Kapita 2024?

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    01/12/2025
    in Ekonomi
    Pertarungan Ekonomi 3 Raja Lumbung Pangan Lampung: Siapa Paling Unggul dalam PDRB Per Kapita 2024?

    Lambang Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Selatan dan Lampung Timur. Foto: Kolase istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – 3 kabupaten yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan utama di Provinsi Lampung, yakni Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Lampung Timur, ternyata memiliki disparitas ekonomi yang cukup mencolok jika dilihat dari indikator kesejahteraan penduduk.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 (angka sementara ADHB), terdapat persaingan ketat namun timpang dalam hal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita.

    Baca juga : PDRB Bandarlampung Versus PDRB Palembang: Siapa Unggul?

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menyoroti data tersebut sebagai cerminan fondasi ekonomi yang berbeda di tiap daerah.

    Menurutnya, Lampung Tengah (Lamteng) menunjukkan dominasi mutlak dibandingkan 2 pesaingnya.

    “Jika kita bicara kesejahteraan lewat indikator PDRB per kapita, Lampung Tengah melaju jauh meninggalkan Lampung Selatan dan Lampung Timur.

    “Angkanya sangat solid,” ujar Mahendra Utama dalam keterangannya, Senin, 1 Desember 2025.

    Mahendra memaparkan, berdasarkan data 2024, Lampung Tengah mencatat PDRB per kapita tertinggi di antara ketiganya, yakni mencapai Rp63,66 juta per kapita per tahun.

    “Angka itu menempatkan Lampung Tengah di peringkat ke-3 se-Provinsi Lampung.

    “Jadi prestasi yang membanggakan dan menandakan perputaran ekonomi di sana sangat masif,” jelasnya.

    Kesenjangan Rp14 Juta

    Di posisi kedua dalam klaster lumbung pangan ini, terdapat Lampung Selatan (Lamsel) dengan capaian Rp53,89 juta per kapita per tahun (peringkat ke-5 provinsi).

    Sementara itu, Lampung Timur (Lamtim) harus puas berada di posisi terbawah dengan Rp49,27 juta per kapita per tahun (peringkat ke-7 provinsi).

    Mahendra menekankan adanya gap atau kesenjangan yang signifikan antara pemuncak klasemen dan posisi terbawah.

    “Ada selisih lebih dari Rp 14 juta per kapita antara Lampung Tengah dan Lampung Timur. Ini angka yang besar.

    “Menunjukkan ada ketimpangan produktivitas ekonomi, padahal kedua daerah ini sama-sama penghasil komoditas pertanian penting,” tegas Mahendra.

    Baca juga : Kenapa PDRB Bandarlampung Masih Kalah Jauh dari Palembang?

    Pertanian

    Lebih lanjut, Mahendra menganalisis faktor pembeda yang membuat Lampung Tengah begitu dominan.

    Menurutnya, Lamteng tidak lagi hanya bertumpu pada sektor pertanian mentah.

    “Kuncinya ada pada diversifikasi. Lampung Tengah sukses berperan sebagai pusat logistik, memiliki industri pengolahan yang hidup, dan menjadi sentra perdagangan di jantung provinsi.

    “Ditambah infrastruktur yang lebih baik, produktivitas warganya otomatis terdongkrak,” urai Mahendra.

    Sementara itu, Mahendra menilai Lampung Selatan sebenarnya memiliki potensi besar untuk mengejar ketertinggalan, mengingat posisinya sebagai gerbang Sumatera-Jawa.

    Keberadaan Pelabuhan Bakauheni dan akses Tol Trans Sumatera adalah modal utama sektor jasa dan konektivitas Lamsel.

    “Untuk Lampung Timur, ini adalah pekerjaan rumah besar. Tantangannya adalah bagaimana menciptakan nilai tambah.

    “Tidak bisa lagi hanya mengandalkan pertanian konvensional. Harus ada hilirisasi atau industri pengolahan hasil tani jika ingin PDRB-nya naik kelas,” saran Mahendra.

    Menutup analisisnya, Mahendra menyebut bahwa meskipun data 2025 belum dirilis, potret data 2024 ini sudah cukup menjadi peringatan bagi pemerintah daerah setempat.

    “Lampung Tengah sudah berlari kencang. 2 kabupaten lainnya harus segera berbenah jika ingin menyamai atau melampaui pencapaian tersebut,” pungkasnya.

    Baca juga : 5 Negara Importir Lada Lampung: Menggali Potensi Sang Lampung Black Pepper

    Tags: #EkonomiRegional#LampungSelatan#LampungTengah#LampungTimur#PDRBLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Anti Macet Jelang Nataru, ASDP Optimalkan Layanan Express Lewat 2 Dermaga

    Next Post

    Jurus Diplomasi Ekonomi Prabowo: Kemitraan Kapal Rp87 Triliun, Solusi Win-Win RI-Inggris

    Related Posts

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara
    Ekonomi

    Siapa Saja 17 Bos BPI Danantara, Inilah Daftar Lengkapnya

    28/04/2026
    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina
    Ekonomi

    Siapa Saja 16 Bos Subholding Downstream Pertamina?

    27/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      Jejak Hilirisasi di Tiga Desa: Mengawal Mesin Pengering, Menuai Kesejahteraan Petani Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengurai Pola dan Model Bisnis Gudang SRG: Solusi Cerdas Petani Modern Tangkal Harga Anjlok

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sore yang Berbeda di ‘Rumah Ketiga’ Warga Bandarlampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 7 Alasan Logis Gubernur Mirza Prioritas Perbaiki Jalan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 5 Capaian Gemilang 16 Bulan Mirza Jihan Pimpin Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Hilirisasi Berbasis Rawa: Strategi Mesuji Lepas dari Kutukan Komoditas

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved