Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Jurus Diplomasi Ekonomi Prabowo: Kemitraan Kapal Rp87 Triliun, Solusi Win-Win RI-Inggris

    Jurus Diplomasi Ekonomi Prabowo: Kemitraan Kapal Rp87 Triliun, Solusi Win-Win RI-Inggris

    Irjen by Irjen
    01/12/2025
    in Ekonomi
    Jurus Diplomasi Ekonomi Prabowo: Kemitraan Kapal Rp87 Triliun, Solusi Win-Win RI-Inggris

    Prabowo Subianto, Keir Starmer dan Mahendra Utama. Foto: Kolase istimewa

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Langkah Presiden Prabowo Subianto yang berhasil mengamankan kesepakatan pembangunan kapal penangkap ikan bersama Pemerintah Inggris mendapat apresiasi tinggi.

    Kesepakatan senilai £4 miliar atau setara Rp87,7 triliun ini dinilai sebagai bentuk diplomasi ekonomi modern yang saling menguntungkan.

    Baca juga : 1 Tahun Prabowo-Gibran: Faisol Riza, Aktor Kunci Di Balik Akselerasi Industri Nasional

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menyebut langkah strategis yang dilakukan Presiden Prabowo bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tersebut membuktikan posisi tawar Indonesia yang semakin kuat di kancah global.

    “Langkah diplomasi Presiden Prabowo ini patut diacungi jempol.

    “Melalui kesepakatan pembangunan lebih dari 1.000 kapal penangkap ikan ini, beliau membuktikan bahwa diplomasi ekonomi bisa menjadi solusi yang menguntungkan semua pihak atau win-win solution,” ujar Mahendra Utama dalam keterangannya, Senin, 1 Desember 2025.

    Penyelamat Industri Inggris

    Menurut Mahendra, nilai kontrak yang fantastis tersebut bukan hanya menghidupkan industri maritim nasional, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi perekonomian Inggris.

    Hal ini menjawab alasan mengapa PM Inggris menyambut kesepakatan ini dengan antusiasme tinggi.

    “Mungkin ada yang bertanya, kenapa PM Inggris sangat berterima kasih? Jawabannya sederhana, kesepakatan ini menyelamatkan industri mereka,” jelas Mahendra.

    Ia memaparkan, meskipun pembangunan kapal dilakukan di Indonesia, skema kemitraan itu melibatkan pasokan teknologi dan komponen dari Inggris.

    Hal tersebut diprediksi mampu menyelamatkan sekitar 1.000 tenaga kerja di Inggris atau bahkan menciptakan lapangan kerja baru di sektor galangan kapal dan teknologi maritim mereka.

    “Di tengah tekanan ekonomi global yang berat, kesepakatan seperti ini ibarat hujan di musim kemarau bagi Inggris.

    “Mereka memasok teknologi dan tenaga ahli, sementara kita menyediakan tempat produksi,” tambahnya.

    Keuntungan Ganda bagi Indonesia

    Dari sisi domestik, Mahendra menilai program ini sangat selaras dengan visi Ekonomi Biru (Blue Economy) yang diusung pemerintah.

    Baca juga : Strategi Prabowo Atasi Pengangguran: Terobosan Nyata di Tengah Tantangan Global

    Keuntungan bagi Indonesia tidak hanya sekadar mendapatkan armada kapal, melainkan adanya transfer pengetahuan (transfer of knowledge) dan teknologi.

    “Indonesia bukan cuma jadi penonton. Nelayan kita akan mendapatkan armada modern yang jauh lebih layak dan produktif.

    “Lebih penting lagi, industri galangan kapal dalam negeri mendapat suntikan investasi besar-besaran dan alih teknologi canggih,” tegas Mahendra.

    Ia menekankan bahwa proyek adalah bentuk pembangunan kapasitas nyata yang akan mendorong kemandirian maritim Indonesia di masa depan.

    Dampak jangka panjangnya meliputi peningkatan kesejahteraan nelayan, ketahanan pangan, hingga naiknya kelas industri perkapalan nasional.

    Setara di Mata Dunia

    Mahendra menyoroti kecerdasan Prabowo dalam memanfaatkan kebutuhan domestik sebagai alat diplomasi internasional.

    Program yang awalnya fokus pada ketahanan pangan, berhasil dikonversi menjadi instrumen strategis untuk mempererat hubungan dagang dengan negara maju.

    “Ini diplomasi ekonomi yang matang. Kita tidak datang sebagai pengemis bantuan, tapi sebagai mitra setara yang punya bargaining power kuat,” ucapnya.

    Menutup pandangannya, Mahendra optimis bahwa kolaborasi ini menjadi bukti Indonesia mampu bermain di level yang sama dengan negara-negara maju melalui strategi yang tepat.

    “Kemitraan ini membuktikan Indonesia diperhitungkan.

    “Saling menguntungkan, berbasis kebutuhan riil, dan berdampak nyata bagi rakyat kedua negara,” pungkas Mahendra.

    Baca juga : Pinjaman 0,5 Persen untuk Daerah: Akselerasi Cerdas ala Prabowo-Purbaya 

    Tags: #KapalNelayan#KeirStarmer#PrabowoSubiantoIndonesiaInggris
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Pertarungan Ekonomi 3 Raja Lumbung Pangan Lampung: Siapa Paling Unggul dalam PDRB Per Kapita 2024?

    Next Post

    Cabai dan Kopi Kerek NTP Lampung November 2025, Harga Udang Masih Tertekan

    Related Posts

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur
    Ekonomi

    Pupuk Organik Cair Lampung: Inovasi Gubernur Mirza Dorong Petani Makmur

    30/03/2026
    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku
    Ekonomi

    ACC Perkuat Komitmen Dukung Pengusaha Ekspedisi di Lampung Lewat ACC Danaku

    27/03/2026
    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM
    Ekonomi

    Jaga Daya Beli di Bulan Suci, KORPRI Lampung Hadirkan Pasar Murah dan Rangkul 62 UMKM

    11/03/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      Kelapa Lampung: Dari Komoditas Tradisional ke Hilirisasi Bernilai Tinggi

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kakanwil BPN Sumsel Sambangi Kantah Banyuasin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Selamat Tinggal Tiket Manual, ASDP Targetkan 100 Persen Digital Oktober Ini

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Sering Sebut Galer? Selamat, Istilahmu Kini Resmi Masuk KBBI

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kantor Pertanahan Banyuasin Kobarkan Gerakan Gemapatas 2025

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mayjen Kristomei Sianturi, Putra Kotabumi Lampung, Jabat Pangdam Radin Inten

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved