Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Ekonomi » Strategi Pengendalian Inflasi: Menjaga Stabilitas Harga Cabai di Lampung 2025

    Strategi Pengendalian Inflasi: Menjaga Stabilitas Harga Cabai di Lampung 2025

    Irjen by Irjen
    31/12/2025
    in Ekonomi
    Strategi Pengendalian Inflasi: Menjaga Stabilitas Harga Cabai di Lampung 2025

    Stabilitas harga cabai di Lampung menjelang akhir tahun 2025 mendapat perhatian khusus dari pemerhati pembangunan, Mahendra Utama, yang mengapresiasi upaya pengendalian inflasi oleh pemerintah daerah. Foto: Arsip Lappung/I

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Menjelang pergantian tahun 2025, Provinsi Lampung mencatatkan tren positif dalam pengendalian harga pangan, khususnya komoditas cabai merah.

    Stabilitas harga di pasaran ini dinilai sebagai buah manis dari strategi pengendalian inflasi yang diterapkan Pemerintah Provinsi Lampung.

    Baca juga : Orkestrasi Gubernur Lampung Jaga Stabilisasi Harga Cabai

    Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung di bawah komando Zimmi Skil.

    Menurutnya, pemerintah daerah berhasil meredam gejolak harga yang biasanya menggila di akhir tahun.

    “Kita tahu Desember biasanya jadi bulan yang rawan bagi dompet rakyat karena harga pangan naik. Tapi, di penghujung 2025 ini, kita melihat harga cabai cukup terkendali.

    “Ini indikasi bahwa koordinasi kebijakan Gubernur dan eksekusi lapangan oleh Disperindag berjalan solid,” ujar Mahendra Utama di Bandarlampung, Rabu, 31 Desember 2025.

    Intervensi Pasar

    Mahendra menyoroti bahwa keberhasilan ini bukan kebetulan.

    Cabai merah kerap menjadi penyumbang utama inflasi kelompok makanan (volatile food) karena sifatnya yang bergantung musim.

    Saat panen raya harga anjlok, namun saat paceklik harga melambung karena pasokan menipis.

    Ketidakseimbangan supply dan demand inilah yang menurut Mahendra berhasil diantisipasi oleh Pemprov Lampung melalui Disperindag.

    “Langkah Kadis Perindag, Zimmi Skil, dalam menerjemahkan arahan Gubernur sangat krusial. Mereka tidak hanya memantau angka, tapi melakukan intervensi konkret.

    Baca juga : Kilau Emas dan Pedasnya Cabai Merah Picu Inflasi Lampung November 2025

    “Ada upaya serius untuk memangkas jalur distribusi yang selama ini terlalu panjang,” jelas Mahendra.

    Berdasarkan pengamatannya, Disperindag sukses mengintegrasikan informasi ketersediaan stok dari sentra produksi utama seperti Lampung Selatan, Pringsewu, dan Lampung Barat.

    Hal ini mencegah terjadinya disparitas (kesenjangan) harga yang ekstrem antar-daerah di Lampung.

    Logistik dan Kesejahteraan Petani

    Lebih lanjut, Mahendra menilai strategi pemangkasan rantai pasok ini memberikan dampak ganda (multiplier effect).

    Di satu sisi, konsumen mendapatkan harga yang wajar, namun di sisi lain, margin keuntungan di tingkat petani tetap terjaga.

    “Kuncinya ada di logistik. Cabai ini barang mudah rusak.

    “Dengan pengelolaan transportasi dan penyimpanan yang lebih baik yang dilakukan Disperindag, risiko kerugian ditekan. Petani untung, masyarakat tidak menjerit,” tambahnya.

    Mahendra pun berharap stabilitas ini bukan sekadar prestasi sesaat di akhir 2025.

    Ia mendorong agar pola koordinasi antara pemerintah dan pelaku usaha ini dijadikan standar baku (SOP) untuk tahun-tahun mendatang.

    “Stabilitas harga adalah fondasi ekonomi. Jika ini terus dijaga, Lampung akan semakin tangguh menghadapi gejolak ekonomi dan petani kita semakin sejahtera sebagai tulang punggung ketahanan pangan,” pungkas Mahendra.

    Baca juga : 5 Sentra Cabai Lampung

    Tags: #DisperindagLampung#GubernurMirza#InflasiPangan#LampungMaju#MahendraUtama#ZimmiSkilLampung
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Geopolitik Selat Taiwan: Akankah Menjadi “The Next Ukraine”?

    Next Post

    Untuk Kepergian Ibu Hajjah Nur Chayati, Karya: Mahendra Utama 

    Related Posts

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online
    Ekonomi

    9 Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online: Panduan Lengkap, Syarat, dan Langkah-Langkahnya

    01/07/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, menilai forum internasional World Urban Forum (WUF13) di Baku, Azerbaijan, menjadi momentum penting untuk membenahi arah kebijakan perumahan nasional.
    Ekonomi

    Fahri Hamzah: Baku Beri Alarm atas Krisis Perumahan Nasional

    06/06/2026
    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina
    Ekonomi

    Apa Saja Tipe SPBU Pertamina (Lembaga Penyalur BBM)?

    29/04/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • 8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

      8 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari: Tips Rutinitas Pagi untuk Kualitas Hidup Anda

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi: Pilihan Makanan dengan Manfaat Luar Biasa

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 6 Tanda Kolesterol Tinggi pada Usia Muda: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • 9 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan: Kenali Tanda Kadar Gula Darah Tinggi pada Tubuh

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Strategi Hilirisasi Industri dan Penetrasi Pasar: Kunci Ketahanan Ekonomi Lampung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Mengapa Ekspor Kakap Putih Malaysia ke Thailand Macet Total?

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved