Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Pemerintahan » BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Longsor Ancam Sejumlah Wilayah di Lampung

    BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Longsor Ancam Sejumlah Wilayah di Lampung

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    05/02/2025
    in Pemerintahan
    BMKG: Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Longsor Ancam Sejumlah Wilayah di Lampung

    Atap rumah warga Gunung Terang, Bandarlampung, yang terbuat dari baja ringan, mengalami kerusakan akibat terjangan angin. Foto: Dokumentasi WAG

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – BMKG sebut hujan lebat angin kencang dan longsor ancam sejumlah wilayah di Lampung.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Lampung untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di beberapa daerah dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga : Tsunami 8 Meter Bisa Hantam Lampung Jika Megathrust Pecah

    Hujan lebat, angin kencang, hingga tanah longsor diprediksi mengancam sejumlah wilayah di provinsi ini.

    Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, dalam keterangannya, mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem yang bisa mengakibatkan bencana hidrometeorologi.

    “Hujan lebat hingga sangat lebat dengan durasi lebih dari satu jam, angin puting beliung, dan bahkan hujan es berpotensi terjadi.

    “Dampaknya bisa berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta kerusakan lainnya,” kata Rudi, dikutip pada Rabu, 5 Februari 2025.

    Sejumlah Daerah Berisiko Tinggi

    BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem meliputi Lampung Barat, Lampung Timur, Lampung Selatan, Lampung Utara, Tulangbawang, dan Tanggamus.

    Baca juga : Banjir di Bandarlampung: Rumah, Jalan, dan Jembatan Terkepung Air

    Selain itu, daerah seperti Pesawaran, Mesuji, Pesisir Barat, dan Kota Bandar Lampung juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

    Rudi juga mengingatkan bahwa kondisi ini berpotensi meluas ke Lampung Tengah, Waykanan, Pringsewu, dan Metro.

    Ia meminta masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, untuk lebih waspada.

    “Masyarakat yang berada di kawasan berbukit atau daerah dengan topografi curam harus lebih berhati-hati.

    “Terutama jika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi selama beberapa hari berturut-turut,” ujarnya.

    BMKG pun mengimbau warga Lampung untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui berbagai kanal informasi resmi.

    BMKG: Hujan Lebat Angin Kencang dan Longsor Ancam Sejumlah Wilayah di Lampung 

    Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bandarlampung pada Selasa, 4 Februari 2025 sore menyebabkan kerusakan signifikan di berbagai wilayah.

    Baca juga : Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Ancam Perairan Lampung

    Puluhan rumah dilaporkan rusak, dan pohon tumbang mengakibatkan kemacetan panjang di beberapa ruas jalan.

    Wilayah yang paling parah terdampak angin kencang meliputi Wayhalim, Sukarame, hingga Gunung Terang.

    Atap dan teras rumah warga, terutama yang terbuat dari baja ringan, mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

    “Anginnya kencang sekali, atap rumah saya sampai berterbangan,” ujar seorang warga Swadaya IV,, Gunung Terang.

    Selain kerusakan rumah, hujan deras yang berlangsung selama hampir satu jam juga menyebabkan banjir di beberapa titik di Way Lunik, Panjang.

    Pohon Tumbang 

    Angin kencang dan hujan deras tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik di Bandarlampung.

    Pohon tumbang ini mengakibatkan kemacetan panjang di sejumlah jalan, menghambat aktivitas masyarakat.

    “Saya terjebak macet hampir satu jam karena ada pohon tumbang di jalan,” kata seorang pengendara yang melintas di Bandarlampung.

    Baca juga : Lampung di Zona Rawan Gempa, Pengembang Diimbau Gunakan Konstruksi Aman

    Tags: Angin KencangBandarlampungBencana di LampungBencana HidrometeorologiBMKG LampungCuacaGunung TerangLampungPohon Tumbang
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Nanda-Anton Menang Satu Babak, MK Lanjutkan Gugatan Pilkada Pesawaran

    Next Post

    Robusta Lampung Rebut 41 Persen Pasar Kopi Mesir, Kalahkan Vietnam dan Brazil

    Related Posts

    Ombudsman RI Uji Kualitas Pelayanan Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya__
    Pemerintahan

    Ombudsman Uji Layanan BPN Palangka Raya

    06/08/2026
    Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X membahas transformasi perkotaan nasional.
    Pemerintahan

    Fahri Hamzah: Presiden Prabowo Siapkan Revolusi Kota

    16/07/2026
    Kantah Banyuasin Matangkan Persiapan Raih Predikat WBK Perkuat Zona Integritas3
    Pemerintahan

    Matangkan Predikat WBK Pembangunan Zona Integritas

    16/07/2026
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa

      Lampung Lumbung Sukun Terbesar di Luar Jawa yang Terabaikan

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Tiga Jurus Jitu Dorong Sukun Lampung Jadi Primadona Industri

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menanti Aksi Trans Nusa dan Wings Air di Bandara Radin Inten II Medio Agustus 2026

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menakar Dampak Sosial PSEL Lampung: Solusi TPA dan Kesehatan Publik

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Surplus Unggas Lampung Tembus Pasar Global, Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Proyek PSEL Lampung: Mengubah Beban Sampah Menjadi Peluang Ekonomi Daerah

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved