Lappung – Harga pangan di Lampung naik turun sementara cabai merah melonjak.
Harga sejumlah bahan pangan di Lampung mengalami fluktuasi pada Jumat, 27 Desember 2024.
Baca juga : Swasembada Pangan, Lampung Bidik 6 Kabupaten untuk Program Cetak Sawah 2025
Berdasarkan data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 12.19 WIB, dari 21 komoditas yang dipantau, sebanyak 15 komoditas tercatat turun harga, sementara 5 komoditas mengalami kenaikan.
Komoditas yang mencatat kenaikan harga di antaranya minyak goreng curah, jagung tingkat peternak, cabai merah keriting, minyak goreng kemasan sederhana, dan telur ayam ras.
Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak hingga Rp4.160 atau 9,02 persen, menjadi Rp50.280 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas menunjukkan penurunan harga yang signifikan.
Ikan bandeng menjadi komoditas dengan penurunan tertinggi, mencapai Rp4.200 atau 13,58 persen, sehingga kini dihargai Rp26.720 per kilogram.
Baca juga : Bulog Lampung Pastikan Tak Ada Krisis Pangan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru
Komoditas lain seperti bawang merah, cabai rawit merah, garam halus beryodium, beras premium, dan ikan kembung juga mengalami penurunan.
Rincian Harga Pangan
Berikut adalah daftar harga sejumlah bahan pangan di Lampung berdasarkan data Bapanas:
- Daging sapi murni: Rp132.990 per kg (turun 2,11 persen)
- Cabai merah keriting: Rp50.280 per kg (naik 9,02 persen)
- Cabai rawit merah: Rp49.200 per kg (turun 1,95 persen)
- Bawang merah: Rp36.680 per kg (turun 2,47 persen)
- Daging ayam ras: Rp35.780 per kg (turun 3,61 persen)
- Ikan kembung: Rp32.380 per kg (turun 3,83 persen)
- Ikan bandeng: Rp26.720 per kg (turun 13,58 persen)
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp17.700 per liter (naik 1,72 persen)
- Minyak goreng curah: Rp17.060 per liter (naik 4,22 persen)
- Beras premium: Rp14.510 per kg (turun 0,48 persen)
Harga Pangan di Lampung Naik Turun Cabai Merah Melonjak
Diketahui, fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pasokan di pasar, musim panen, serta distribusi logistik menjelang akhir tahun.
Baca juga : Alarm! Sejumlah Wilayah di Bandarlampung Terancam Krisis Pangan
Di sisi lain, penurunan harga pada ikan bandeng dan sejumlah komoditas lainnya memberikan angin segar bagi masyarakat.
“Turunnya harga ikan bandeng dan bahan pokok lain seperti bawang merah sangat membantu kami,” ujar Siti, seorang ibu rumah tangga di Bandarlampung, Jumat, 27 Desember 2024.
Imbauan ke Masyarakat
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perdagangan sebelumnya juga terus memantau harga bahan pokok dan memastikan stabilitas pasokan di pasar.
Dengan situasi ini, masyarakat diimbau untuk bijak dalam merencanakan belanja kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang tahun baru.
Fluktuasi harga bahan pokok dinilai masih wajar dan diharapkan dapat stabil dalam beberapa waktu ke depan.
Baca juga : Pupuk Subsidi Jadi Kunci Sukses Swasembada Pangan di Lampung





Lappung Media Network