Lappung
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    No Result
    View All Result
    Lappung
    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai

    Home » Gaya Hidup » Pahlawan dalam Sunyi

    Pahlawan dalam Sunyi

    Irzon Dwi Darma by Irzon Dwi Darma
    16/07/2025
    in Gaya Hidup
    Pahlawan dalam Sunyi

    AKBP Alaiddin yang sedang berulang tahun ke 41. Foto: Arsip ALD

    Share on FacebookShare on Twitter

    Lappung – Puisi “Pahlawan dalam Sunyi” adalah sebuah penghormatan tulus yang ditujukan kepada sosok bernama Alaiddin pada hari ulang tahunnya yang ke-41.

    Judulnya sendiri mengisyaratkan tema utama, sosok pahlawan yang bekerja dalam senyap, jauh dari sorotan publik dan tanpa mengharapkan pujian.

    Baca juga : Sang Pelurus Asam Pucuk, Puisi untuk Guru Besar PTPN

    Puisi ini menggambarkan Alaiddin sebagai seorang penegak hukum yang berintegritas tinggi, teguh, dan tidak pernah goyah dalam menjalankan tugasnya.

    Mahendra Utama secara khusus menyoroti identitas keacehan Alaiddin dengan mengutip sebuah pepatah Aceh yang menekankan pentingnya menjaga ucapan dan sumpah.

    Pepatah ini menjadi cerminan karakter Alaiddin yang digambarkan hidup dalam amanah, bahkan berani melawan “rakus tambang” untuk melindungi bumi dan rakyat.

    Baca juga : Syukur Jalan Raya

    Pada bagian kedua, puisi ini beralih dari pujian karakter menjadi untaian doa dan harapan yang mendalam.

    Penulis mendoakan kesehatan, umur panjang, keberkahan, serta karier yang terus menanjak bagi Alaiddin.

    Doa tersebut tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga meluas kepada keluarganya, mengharapkan kedamaian dan kehangatan cinta yang diibaratkan seperti “cahaya fajar di Krueng Raya” sebuah sentuhan puitis yang kembali mengikat pada latar belakang Aceh.

    Secara keseluruhan, puisi ini adalah ungkapan kekaguman yang mendalam terhadap figur yang dianggap sebagai teladan dalam kesederhanaan, kekuatan, iman, dan pengabdian, menjadikannya sebuah ucapan selamat ulang tahun yang sarat makna dan sangat personal.

    Baca juga : Senja Kopi di Pelukan Malang

    Pahlawan dalam Sunyi

     

    Oleh: Mahendra Utama – Komisaris Utama PT Deli Megapolitan Kawasan Bisnis

     

    Di bawah langit Juli yang bersinar teduh,

    Empat puluh satu tahun telah Engkau tempuh.

    Langkah-langkahmu di bumi hukum tak pernah goyah,

    Menjadi penegak keadilan, penuntun arah.

     

    Dalam diam Aceh menitip pesan tua:

    “Meunyoe peu teuleh, jaga tingkah; meunyoe peu kah, jaga sumpah.”

    (Jika engkau bicara, timbang bijak; jika engkau bersumpah, jaga tegak.)

    Dan engkau, Adinda Alaiddin, telah hidup dalam amanah itu,

    Teguh tak tergoyahkan badai waktu.

     

    Kau jaga bumi, lindungi rakyat dari rakus tambang,

    Kau tinggalkan jejak hukum di medan yang garang.

     

    Tak mencari pujian, tak meminta sanjung,

    Hanya bekerja dalam diam, demi tanah yang agung.

     

    Hari ini, dari hati yang tulus aku panjatkan doa:

    Semoga Allah menjaga langkahmu di setiap masa.

     

    Diberi sehat, panjang umur, dan limpahan berkah,

    Dikaruniai karier yang menanjak tanpa cela dan celah.

     

    Semoga keluarga Adinda Alaiddin selalu dalam damai,

    Cinta tumbuh subur, hangat seperti cahaya fajar di Krueng Raya.

     

    Semoga engkau bahagia dalam kesederhanaan dan kekuatan,

    Sebagaimana seorang anak Aceh—gagah dalam iman dan pengabdian.

     

    Selamat ulang tahun ke-41,

    Wahai sosok teguh yang kami hormati dan kagumi.

    Doa kami menyertaimu—

    Hari ini, dan setiap detik yang akan datang.

    Baca juga : Affan, Lurus Jalan, Terang Laku

    Tags: Adinda AlaiddinAnti TambangIntegritasLingkungan HidupMahendra UtamaPahlawan dalam SunyiPenegak HukumPT Deli Megapolitan Kawasan BisnisPuisiPuisi HukumPuisi KeadilanPuisi Ulang TahunSastraTokoh Inspiratif
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Gubernur Mirza Lantik Kadispora, Sekwan, dan Karo Adpim Baru

    Next Post

    Ironi 3 Tahun UU TPKS, Korban Anak di Lampung Belum Pernah Dapat Ganti Rugi

    Related Posts

    Untuk Faisol Riza di Hari Kelahirannya
    Gaya Hidup

    Untuk Faisol Riza di Hari Kelahirannya

    01/01/2026
    Untuk Kepergian Ibu Hajjah Nur Chayati, Karya: Mahendra Utama 
    Gaya Hidup

    Untuk Kepergian Ibu Hajjah Nur Chayati, Karya: Mahendra Utama 

    31/12/2025
    Bosan Liburan di Jawa? Jajal 5 Pantai Ikonik di Lampung Ini
    Gaya Hidup

    Bosan Liburan di Jawa? Jajal 5 Pantai Ikonik di Lampung Ini

    30/12/2025
    Load More

    Populer Minggu Ini

    • Selayar Rasa di Empat Perhentian, Karya: Mahendra Utama 

      Selayar Rasa di Empat Perhentian, Karya: Mahendra Utama 

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Diplomasi “Seribu Kawan”: Menakar Langkah Catur Global Presiden Prabowo

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gugatan LBH Bandarlampung: Tunda KUHP Baru atau Hukum Kian Runyam!

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Untuk Faisol Riza di Hari Kelahirannya

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • ASDP Ubah Pelabuhan Jadi Ruang Temu Budaya Lewat BHC Harbour Fest

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Orkestrasi Gubernur Lampung Jaga Stabilisasi Harga Cabai

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Bisnis Dan Kemitraan
    • Disclaimer
    • Term Of Service
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Lappung

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved

    No Result
    View All Result
    • APH
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Modus
    • Gaya Hidup
    • Metropolitan
    • Pemerintahan
    • Saburai
    Lappung Media Network Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →

    © 2023 Lappung.com All Right Reserved